TajukRakyat.com,Sunggal – Akhirnya, petugas Polsek Sunggal rekonstruksi kasus pembunuhan yang menewaskan Wahyu Agung Pranata (26) pekerja panglong.
Warga Jalan Besar Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang ini dihabisi dua pelaku yang merupakan ayah dan anak.
Ayah dan Anak Pelaku Pembunuhan
Pelakunya Tua Panjaitan alias Maridon (45) dan anak kandungnya, Hendra Syahputra Panjaitan (20)
Rekonstruksi yang menampilkan 11 adegan digelar di lokasi kejadian Jalan Tanjung Selamat, Sunggal, Sabtu (13/9/25) kemarin.
Hal itu dibenarkan Kapolsek Sunggal, Kompol Bambang Gunanti Hutabarat disela-sela rekontruksi.
Ia mengatakan aksi berdarah ini bermotif dendam antara pelaku (Hendra) dengan Reza yang tidak lain temannya korban (Wahyu).
Dijelaskan Kapolsek, dari adegan 1 sampai 6, kedua pelaku sudah berencana mau menganiaya dan mau menghabisi korban, karena pelaku telah membawa obeng dan pisau.
Namun saat kejadian, malah korban (Wahyu) menjadi sasaran maut lantaran memisah perkelahian antara Reza dengan kedua pelaku.
Kasus Pembunuhan Berencana
Pada adegan ke-8, pelaku (Tua Panjaitan) yang tersulut emosi melihat anaknya tak berdaya langsung menikam Wahyu pakai obeng.
Mendapat tusukan tersebut, Wahyu terkapar berlumuran darah dan tewas di pinggir jalan depan minimarket
Melihat korban tak bernyawa, kedua pelaku langsung meninggalkan lokasi.
“Ini jelas pembunuhan berencana. Lantaran pelaku membawa senjata tajam dan telah menyusun niat jahat,” ujar Bambang.
Dijelaskan Bambang, rekonstruksi ini digelar untuk memastikan kronologi kejadian, dan memperkuat bukti untuk penyelidikan lebih lanjut.(saka)
