TajukRakyat.com,Sultra – Bentrok TNI dengan Brimob yang pecah di lapangan sepak bola di Buton Selatan akhirnya berakhir Damai.
Hal ini disampaikan Bupati Buton Selatan, Muhamad Adios usai menyaksikan perdamaian, yang dikutip tajukrakyat.com dari FT News, Senin 5 Januari 2026.
“Hari ini kita saksikan bersama, rasa kekeluargaan begitu tinggi dan tidak ada lagi perbedaan di tingkat prajurit,” ujarnya.
Tidak Ada Menyisakan Masalah
Adios menyampaikan bahwa permasalahan tersebut telah diselesaikan sepenuhnya dan tidak menyisakan masalah lanjutan di belakang hari.
Dandim 1413 Buton Letkol Inf Arif Nofiyanto menambahkan insiden itu seyogyanya tidak perlu terjadi.
Meski demikian, ia lega persoalan dapat diselesaikan dengan baik.
“Bersama Pak Bupati, Kapolres, dan para komandan batalyon, kami mengambil langkah untuk mempertemukan semua pihak,” ungkapnya.
Bentrok di Lapangan Sepak Bola
Diketahui, insiden bentrokan antara TNI dan Brimob di Buton Selatan terjadi di Lapangan Sepak Bola Lakarada, Kelurahan Lakambau, Kecamatan Masiri, Minggu (4/1/2026) sore sekitar pukul 17.30 WITA.
Peristiwa tersebut melibatkan personel Satuan Brimob B Polda Sulawesi Tenggara dan prajurit TNI dari Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 871.
Berdasarkan rekaman video yang beredar luas di media sosial, suasana lapangan tampak memanas. Terlihat anggota dari kedua institusi saling kejar di area lapangan, disertai teriakan, yang sontak mengundang perhatian warga dan penonton pertandingan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, sekitar 500 prajurit TNI Yonif TP 871/La Maindo hadir di lokasi untuk menyaksikan pertandingan sepak bola.
Sementara itu, jumlah personel Brimob yang berada di lapangan diperkirakan hanya sekitar 25 orang.
Ketegangan mulai muncul usai pertandingan berakhir. Sejumlah prajurit TNI mendatangi anggota Brimob yang berada di sekitar lapangan.
Awalnya, kedatangan ratusan prajurit tersebut diduga hanya untuk melakukan yel-yel. Namun, situasi berkembang menjadi ricuh dan diduga terjadi aksi pemukulan, yang menyebabkan beberapa personel mengalami luka.(*)
