Heboh Roy Suryo ke Makam Keluarga Jokowi, Ini Reaksi PSI dan Gibran

Ilustrasi
Ilustrasi

TajukRakyat.com,Jateng – Heboh Roy Suryo ke makam keluarga Jokowi di Selokaton, Gondangrejo, Karanganyar, Jawa Tengah.

Roy Suryo bersama dengan Dokter Tifa datang ke makam keluarga mantan Presiden Jokowi ini terjadi awal Oktober 2025, dan diunggah dalam konten YouTube Refly Harun.

Menemukan Hal Tak Lazim saat Ziarah

Mereka menyebutkan menemukan hal yang janggal dan tak lazim saat berziarah.

Selain untuk ziarah dan mendoakan almarhum, mereka mengaku bertujuan mencari fakta terkait asal-usul keluarga Jokowi, yang memicu kontroversi dan kecaman dari pendukung Jokowi.

Dokter Tifa bahkan menyebutkan adanya kejanggalan soal makam nenek Gibran, yang juga membuat pernyataan kontroversial bahwa almarhumah yang dimakamkan bukan ibu kandung Jokowi.

Tindakan Roy Suryo Cs Menuai Reaksi

Sontak saja tindakan Roy Suryo dan Dokter Tifa yang datang ke makam keluarga Jokowi ini menuai reaksi dari berbagai pihak, terutama orang dekat di sekitar Jokowi.

Reaksi keras datang dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang dinakhodai Kaesang Pangarep selalu ketua umum partai berlambang gajah tersebut.

“Reaksi saya ketika melihat video itu adalah marah dan muak,” kata Wakil Ketua Umum PSI Andy Budiman lewat unggahan di akun media sosial instagram PSI seperti dilihat Sabtu 11 Oktober 2025.

Ia menjelaskan perbuatan Roy Suryo dan Dokter Tifa jauh dari keadaban publik.

“Makin jauh, makin tidak bermutu,” kata Andy.

Lebih lanjut, kejadian ini membuktikan kalau Roy Suryo cs tidak layak diikuti dan menyebut tindakan politik yang kotor.

Reaksi Gibran Rakabuming Raka

Sementara, Wapres Gibran Rakabuming Raka merespons dengan sikap positif dan mengucapkan terima kasih atas perhatian Roy Suryo dan Dokter Tifa yang sudah mendoakan keluarga mereka.

“Saya atas nama pribadi dan keluarga, mengucapkan terima kasih atas perhatian Pak Roy Suryo dan Ibu dr. Tifa yang sudah sengaja datang melakukan ziarah kubur dan mendoakan kakek nenek kami tercinta yang telah tiada,” kata Gibran dalam keterangannya dikutip Sabtu (11/10/25).

Gibran menegaskan makam keluarga tersebut terbuka untuk dikunjungi siapa saja yang ingin berziarah dan mendoakan almarhum keluarga mereka.

“Siapa pun boleh melakukan ziarah kubur dan mendoakan almarhum kakek dan almarhumah nenek kami,” pungkasnya.(*)

 

Exit mobile version