TajukRakyat.com,Medan– Satu unit mobil Daihatsu Sigra bernomor polisi BK 1408 AEI, yang merupakan taksi online ringsek usai mengalami kecelakaan tragis, Sabtu (18/10/2025) malam sekira pukul 21.26 WIB.
Saat kejadian, mobil yang hendak melintas di perlintasan tanpa palang pintu yang ada di Km 10+500 itu dihantam Kereta Api Srilelawangsa (U90) jurusan Medan-Binjai.
Ketika peristiwa terjadi, di dalam mobil ada tiga orang.
Satu orang sopir, dan dua orang penumpang yang merupakan ibu dan anak.
Kanit Lantas Polsek Sunggal, Iptu Jefriadi Silaban mengatakan, kondisi para penumpang terluka serius.
Sopir bernama Basri Ibrahim (52) tidak sadarkan diri, usai dadanya terhembas bagian mobil.
Sedangkan penumpangnya, Lili Wulandari (30) mengalami patah hidung, patah kaki kanan dan kiri, serta luka dan nyeri di bagian dada dan perut.
Anak Lili, Nayya Almira Azzahra (5) luka robek dan berdarah di bagian kepala belakang dekat telinga.
“Perlintasan itu memang tidak memiliki palang pintu. Kami mengimbau agar warga lebih waspada saat melintasi jalur kereta,” kata Iptu Jefriadi Silaban pada wartawan, Minggu (19/10/2025).
Ia mengatakan, setelah kejadian para korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Full Bethesda untuk mendapat perawatan medis.
“Saat ini para korbannya masih menjalani perawatan,” kata Jefriadi.
Informasi dihimpun TajukRakyat.com, saat kejadian mobil taksi online tersebut sempat menghantam rumah warga.
Akibatnya, ada rumah warga yang temboknya roboh dihantam mobil Daihatsu Sigra tersebut.
Namun pemilik rumah dalam keadaan selamat.
Terpisah, Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho mengatakan bahwa lokasi kecelakaan bukanlah perlintasan resmi.
Ia pun turut prihatin atas peristiwa ini.
Porwanto pun turut mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati saat melintas di jalur tanpa palang pintu.
Ada baiknya melihat kondisi perlintasan sebelum melintas.
“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama yang harus dijaga demi menghindari kecelakaan di sekitar jalur kereta api,” kata Porwanto.(rio)
