TajukRakyat.com,Jakarta – Vokalis band Letto, Sabrang Mowo Damar Panuluh atau yang lebih dikenal sebagai Noe, resmi dipercaya mengemban tugas negara.
Dilantik sebagai Tenaga Ahli DPN
Ia dilantik sebagai Tenaga Ahli Madya Dewan Pertahanan Nasional (DPN) di bawah Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.
Nama Noe tercantum dalam daftar 12 tenaga ahli yang dikukuhkan langsung oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, berdasarkan Keputusan Ketua Harian DPN Nomor KEP/3/KH/X/2025. Prosesi pelantikan berlangsung di Kantor Kemhan, Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, membenarkan penunjukan tersebut.
Tenaga Ahli Madya
Ia menjelaskan bahwa putra budayawan Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) itu akan berperan sebagai Tenaga Ahli Madya di lingkungan DPN.
Menurut Rico, setelah dilantik, Noe bertugas menyumbangkan pemikiran, kajian, serta rekomendasi strategis sesuai dengan kompetensi yang dimilikinya guna mendukung fungsi Dewan Pertahanan Nasional.
Ia menegaskan, kehadiran Noe bukanlah upaya mencari sensasi lewat figur publik. Justru, Noe dinilai memiliki kapasitas intelektual dan pemikiran strategis lintas disiplin yang relevan dengan tantangan pertahanan modern.
“Kontribusinya diharapkan mampu memperkaya perspektif DPN, khususnya dari sisi sosial, budaya, dan komunikasi strategis,” ujar Rico dalam keterangan dikutip, Senin (19/1/2026).
Rico juga menekankan bahwa seluruh Tenaga Ahli DPN bekerja melalui mekanisme kolektif dan forum resmi, bukan secara personal atau langsung memberi masukan kepada Menteri Pertahanan.
Setiap pandangan yang disampaikan terlebih dahulu melalui kajian kelembagaan sebelum menjadi bahan pertimbangan pimpinan.
Rekrutmen Profesional dan Transparan
Menanggapi isu kedekatan keluarga, Kemhan memastikan proses rekrutmen berlangsung profesional dan transparan, tanpa unsur titipan maupun pengaruh latar belakang personal.
“Pengisian Tenaga Ahli DPN sepenuhnya didasarkan pada kebutuhan penguatan kebijakan pertahanan nasional, bukan faktor non-institusional,” tegasnya.
Sebanyak 12 tenaga ahli tersebut akan mengisi posisi Tenaga Ahli Utama, Madya, dan Muda pada kedeputian bidang Geoekonomi, Geopolitik, dan Geostrategi di lingkungan DPN.
Adapun daftar nama yang dilantik antara lain Surachman Surjaatmadja, Ian Montratama, Abdul Kholiq, Agato P. Simamora, Achmad Rully, Filda Citra Yusgiantoro, Jupriyanto, Frank Alexander Hutapea, Sabrang Mowo Damar Panuluh, Santiahu Dyatmiko, Maundri Prihanggo, dan Muhammad Zulkarnain Maddatuang.(*)
