TajukRakyat.com,Jakarta – Presiden Prabowo Subianto meminta laporan perkembangan pembangunan 15.000 unit hunian yang secara khusus dibangun oleh Danantara untuk warga terdampak bencana di wilayah Sumatera.
Permintaan tersebut disampaikan Presiden dalam rapat bersama jajaran menteri terkait.
Pembangunan Hunian Sesuai Target
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan Presiden ingin memastikan pembangunan hunian berjalan sesuai target dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Selanjutnya Presiden Prabowo meminta laporan mengenai 15.000 hunian yang khusus dibangun Danantara untuk warga terdampak di Sumatra,” ujar Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya yang dikutip tajukrakyat.com Selasa (30/12/25).
Dalam rapat tersebut, Menteri Investasi sekaligus Kepala Danantara Rosan Roeslani melaporkan progres pembangunan hunian yang terus berjalan.
Hunian Siap Dalam Waktu Dekat
Menurut Teddy, sebagian hunian akan segera siap dalam waktu dekat.
“Menteri Rosan menyampaikan setidaknya 500 hunian akan siap pada minggu ini, beriringan dengan pembangunan hunian lainnya,” kata Teddy.
Selain pembangunan yang dilakukan oleh Danantara, Teddy menegaskan bahwa pemerintah melibatkan berbagai kementerian dan lembaga untuk mempercepat pemulihan pascabencana.
“Hunian lainnya juga sedang dibangun oleh BNPB, Kementerian Pekerjaan Umum, serta Kementerian Perumahan,” ujarnya.
Presiden Prabowo, lanjut Teddy, menekankan pentingnya percepatan pembangunan hunian yang tetap memperhatikan kualitas dan kelayakan, sehingga dapat memberikan solusi jangka panjang bagi warga terdampak di Sumatera.
Pemerintah memastikan koordinasi lintas sektor terus dilakukan agar pemulihan berjalan optimal dan tepat sasaran.(*)
