TajukRakyat.com,- Presiden RI Prabowo Subianto melantik Letjen TNI (Mar) Endi Supardi sebagai Panglima Korps Marinir (Pangkormar), Minggu (10/8/2025).
Pelantikan Letjen TNI Endi Supardi itu berlangsung di sela Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus) Kopassus TNI Angkatan Darat, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Pelantikan Endi Supardi sebagai Panglima Korps Marinir menjadi momentum bersejarah bagi satuan tempur elite TNI Angkatan Laut (AL) ini.
Untuk pertama kalinya, satuan tempur elite TNI itu dipimpin oleh jenderal bintang 3 dan menyandang sebutan ‘Panglima’, menggantikan istilah ‘Komandan’ yang selama ini digunakan.
Dalam momen pengkukuhan itu, Prabowo menyematkan tanda pangkat bintag 3 di bagian kerah Endi Supardi.
Prabowo juga mengalungkan sabuk, dan memasukkan pistol ke dalam sabuk yang dikenakan oleh Endi.
Setelah itu, Prabowo menyerahkan tongkat komando kepada Endi Supardi sebagai bentuk dimulainya menjabat sebagai Pangkormar.
Lantas, seperti apakah sosok Letjen Endi Supardi? Berikut informasi lengkapnya.
Sosok Letjen TNI Endi Supardi
Letjen TNI Endi Supardi adalah seorang perwira tinggi (pati) di dalam TNI AL.
Endi Supardi sempat menduduki posisi sebagai Dankormar TNI AL sejak November 2023 hingga Agustus 2025.
Jenderal bintang tiga juga sempat menjabat posisi sebagai Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL).
Rekam jejak Endi Supardi sebagai prajurit Korps Marinir pun tak main-main.
Sejumlah tanda jasa mentereng di TNI AL sudah pernah didapatkannya.
Sederet tanda jasa yang pernah diraih Endi antara lain yakni Satya Lencana Jalasena Narayana, Satya Lencana Kesetiaan VIII Tahun, Satya Lencana Kesetiaan XVI Tahun.
Satya Lencana Kesetiaan XXIV Tahun, Satya Lencana Wira Karya, Satya Lencana Wira Nusa, Satya Lencana Gom VII, Satya Lencana Dwidya Sistha, Satya Lencana Wira Dharma, hingga Satya Lencana Dharma Nusa.
Sebagai prajurit Korps Marinir, Endi Supardi memiliki tugas salah satunya yakni melakukan operasi pertahanan pantai guna dan melindungi sumber daya alam di wilayah pesisir laut.
Ada juga tugas operasi amfibi, di mana prajurit Korps Marinir melakukan serangan dari laut menuju darat.
Endi Supardi lahir di Majalengka, Jawa Barat, pada tanggal 9 Juli 1968.
Ia merupakan lulusan AAL tahun 1990.
Endi Supardi telah malang melintang berkarier sebagai prajurit Korps Marinir.
Berbagai jabatan strategis di kemiliteran tanah air atau TNI AL sudah pernah diembannya.
Endi tercatat pernah menjabat sebagai Danton 2 Kompi E Yon 3 Brigif 2 Mar, Danton Anti Tank Kompi Markas Yon 4 Brigif 2 Mar, Pasi 3 Yon 4 Brigif 2 Mar, dan Danki F Yon 4 Brigif 2 Mar.
Selain itu, ia juga sempat menduduki posisi jabatan sebagai Pabandya Progar Spers Kormar (1997), Pabandyapatkat Spers Kormar (2000), Pasops Denmako Kormar (2001), Dandema Pasmar 1 (2003), dan Dansebamar Pusdikmar (2005).
Saat menyandang pangkat Letnan Kolonel, Endi pernah mengisi kursi jabatan sebagai Danyonif-2 Mar (2006) dan Dandenmako Kormar (2007).
Karier Letjen Endi makin melenting tatkala ia menyandang pangkat Kolonel pada tahun 2010.
Kala itu, ia sempat menjabat sebagai Kadisminpers Kormar (2010), Danmenkav 2 Marinir (2011), Danbrigif 2 Marinir (2013), Aspers Dankormar (2014), dan Asrena Dankormar (2015).
Rekam jejak karier Endi Supardi pun kian hari kian cemlerang setelah ia didapuk sebagai Dandenma Mabesal pada tahun 2016.
Pada tahun 2017, Letjen Endi naik pangkat dari Kolonel menjadi Brigjen.
Saat itu, ia dipercaya untuk menduduki posisi sebagai Danlantamal XII/Pontianak.
Setelah itu, Endi diutus untuk mengisi kursi jabatan posisi sebagai Danpasmar 1 pada tahun 2018.
Pada tahun yang sama, ia dimutasi menjadi Danpasmar 2.
Satu tahun kemudian, Endi Supardi ditugaskan untuk menjabat sebagai Wakil Gubernur AAL.
Pada tahun 2021, Endi lalu dimutasi sebagai Wadankormar.
Dua tahun setelah itu, Endi Supardi diangkat menjadi Gubernur AAL.
Pada 2023, jenderal asal Majalengka ini diangkat menjadi Dankormar.
Pada Agustus 2025, Letjen Endi Supardi kemudian dipromosikan menjadi Pangkormar.(**)
