Wadan Koti Pemuda Pancasila Deli Serdang Tewas Diberondong Peluru

Wadan Koti Pemuda Pancasila Deli Serdang Tewas Diberondong Peluru

Foto: penembakan wadan koti

TajukRakyat.com,Deli Serdang,- Doni alias Doni Pa'cek (40), Wakil Komandan Komando Inti Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (Wadan Koti MPC PP) Deli Serdang tewas diberondong peluru, Minggu (19/10/2026) malam.

Pelakunya lebih dari dua orang menumpangi dua unit motor.

Dari keterangan di lapangan, Doni ditembaki saat melintas di Dusun IV, Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara sekira pukul 21.00 WIB.

Malam itu, sebelum kejadian, Doni mendapat kabar bahwa rumah temannya di Desa Bandar Labuhan diserang orang.

Mendapat laporan itu, Doni mengajak Indra Wijaya Lingga, Dio, Hatta dan Juanda pergi ke Desa Bandar Labuhan.

Dari Kelurahan Tanjung Morawa Pekan, Doni bersama keempat rekannya menumpangi mobil Toyota Yaris BK 1442 MAG.

Di perjalanan, tepatnya di Desa Bangun Rejo, mobil yang ditumpangi Doni dan rombongan dikejar empat orang pelaku yang mengendarai dua unit motor.

"Pelakunya langsung menembaki mobil ketua itu (Doni)," kata warga, minta namanya untuk tidak dimuat dalam pemberitaan, Senin (19/102026).

Lantaran terpojok, mobil kehilangan kendali dan menabrak pengguna jalan.

"Mobilnya oleng setelah ketua Pa'cek kena tembak. Kami dengar tembakannya kena di bagian leher," kata pria bertubuh kurus tersebut.

Tidak hanya melukai Doni, para pelaku juga melukai Indra Wijaya Lingga.

Indra terkena tembakan pada bagian paha kirinya.

Sementara Sajali, sempat terkena bacokan para pelaku yang turut membawa senjata tajam.

"Saat terkena berondongan tembakan itu, Pa'cek sudah enggak sadar. Malam itu juga langsung dibawa ke rumah sakit," kata warga.

Dua Pelaku Ditangkap

Setelah penembakan terjadi, warga yang tinggal di Desa Bangun Rejo berhamburan keluar rumah.

Mereka heboh, lantaran mendengar ada pengguna jalan yang ditabrak.

Belakangan diketahui, tabrakan terjadi akibat penyerangan sekelompok pria bersenjata.

Warga yang mengetahui aksi penembakan kemudian mengamankan dua dari empat pelaku.

Dua orang pelaku yang diduga menembak Doni menumpangi motor Honda Beat warna putih tanpa pelat.

Sementara itu, dua pelaku lainnya berhasil kabur.

"Kami dengar pelakunya sudah dibawa ke Polresta Deli Serdang," kata pria mengaku bernama Udin.

Imbau Kader PP Tidak Terprovokasi

Ketua MPC PP Kabupaten Deli Serdang, Junaidi mengimbau semua kadernya untuk tidak terpancing dan terprovokasi atas kejadian ini.

Junadi meminta agar seluruh kader Pemuda Pancasila di Deli Serdang menyerahkan sepenuhnya kasus ini pada aparat kepolisian. 

"Kepada seluruh kader untuk bisa menahan diri. Jadi kita percayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian," kata Junaidi pada wartawan.

Junaidi pun mendesak aparat Polresta Deli Serdang mengungkap kasus ini.

Anggota DPRD Deli Serdang ini juga meminta agar dalang pelaku atau otak intelektualnya ditangkap.

"Almarhum (Doni) adalah orang baik. Kami kehilangan kader terbaik yang kami punya," kata Junaidi pada wartawan.

Junaidi pun tak menampik, bahwa sudah ada pelaku yang diamankan.

Saat ini pelaku ada di Polresta Deli Serdang.

Sementara itu, awak media masih berupaya mengonfirmasi Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, Kompol Muhammad Isral.(ibr)

Reporter: Ibrahim Malaka | Editor: Ibrahim Malaka | Sumber: Tajukrakyat.com

Komentar (0)

Beranda Cari Gelap Atas