10 Franchise Murah di Bawah 10 Juta 2026

10 Franchise Murah di Bawah 10 Juta 2026

Siapa yang tidak pernah bermimpi membuka usaha sendiri tanpa harus merogoh kocek sampai puluhan juta? Tahun 2026 ini, peluang franchise murah kembali mencuri perhatian banyak calon pengusaha, terutama di Sumatera Utara. Dari Medan sampai Tanjungbalai, ada sepuluh pilihan yang bisa Anda dapatkan dengan modal di bawah Rp 10 juta. Nah, kalau Anda masih ragu, mari kita lihat apa saja yang ditawarkan, berapa estimasi biaya, dan kenapa bisnis ini patut dipertimbangkan.

Daftar 10 Franchise Murah di Bawah 10 Juta 2026

1. Warung Kopi “Kopi Kita”

Dengan konsep grab‑and‑go yang sedang naik daun, Kopi Kita menawarkan paket starter sebesar Rp 7,5 juta. Paket sudah termasuk mesin kopi espresso, bahan baku awal, serta pelatihan 3 hari di pusat pelatihan di Jalan Sultan Hasanuddin, Medan. Menurut data BPS 2025, penjualan kopi specialty di Sumut tumbuh 12 % tahun lalu, jadi peluangnya cukup menjanjikan.

2. Kedai Roti “Roti Ceria”

Roti Ceria menargetkan pasar sekolah dan kantor. Modal awal hanya Rp 8,9 juta, termasuk oven mini, 5 varian adonan, dan branding kit.

“Franchise ini cocok untuk pemula karena proses produksi yang sederhana dan margin kotor rata‑rata 45 %,”
kata Dewi Lestari, Konsultan Franchise PT. Mitra Usaha.

3. Laundry Kiloan “Cuci Kilat”

Di kota kecil seperti Binjai, layanan laundry kiloan masih sangat dibutuhkan. Paket franchise Cuci Kilat dibanderol Rp 9,2 juta, mencakup mesin cuci 7 kg, setrika uap, serta aplikasi manajemen pelanggan. Dengan rata‑rata omzet harian Rp 350 ribuan, titik impas tercapai dalam 6‑7 bulan.

4. Mini Market “Sinar Mart”

Mini market keliling ini hanya memerlukan kios berukuran 2 × 3 meter. Investasi awal Rp 9,8 juta meliputi rak display, POS, dan stok barang awal. Menurut survei Kementerian Perdagangan 2025, mini market di daerah pinggiran kota Medan mencatat pertumbuhan penjualan 8 % per tahun.

5. Waralaba Mie “Mie Laris”

Usaha mie instant dengan varian rasa lokal (bumbu ikan, sambal terasi) ini cukup populer di Tanjungbalai. Modalnya Rp 6,5 juta, termasuk peralatan masak, lisensi resep, dan pelatihan 2 hari. Rata‑rata penjualan per hari mencapai 120 mangkuk, dengan margin bersih sekitar 30 %.

6. Kedai Es Krim “D’Cool”

Es krim soft serve kini menjadi camilan favorit anak muda. Paket D’Cool senilai Rp 8,3 juta mencakup mesin soft serve, 10 liter bahan baku, serta desain interior yang Instagramable. Penjualan di kampus Universitas Sumatera Utara (USU) naik 15 % sejak 2023.

7. Jasa Kebersihan “Bersih Bersama”

Franchise kebersihan rumah dan kantor ini memerlukan modal Rp 5,9 juta. Termasuk perlengkapan pembersih, seragam, dan aplikasi penjadwalan online.

“Kebutuhan layanan kebersihan meningkat 20 % tiap tahun di Medan, terutama di area perkantoran,”
ujar Rudi Hartono, Direktur Operasional Bersih Bersama.

8. Toko Bunga “Flora Cantik”

Dengan modal Rp 7,2 juta, Anda bisa membuka toko bunga di pusat perbelanjaan seperti Sun Plaza Medan. Paket mencakup lemari pendingin, bibit bunga, dan pelatihan rangkaian. Penjualan pada hari Valentine 2025 naik 35 % dibandingkan rata‑rata bulanan.

9. Kios Snack “Snack Mania”

Kios snack yang menjual camilan tradisional Sumut (keripik singkong, balado kacang) ini cukup terjangkau, hanya Rp 4,8 juta. Modal termasuk freezer, display, dan pasokan bahan baku selama tiga bulan pertama. Lokasi strategis di pasar tradisional Tanjungbalai meningkatkan omzet harian hingga Rp 500 ribuan.

10. Kursus Bahasa “TalkNow”

Franchise kursus bahasa Inggris dengan modul digital ini memerlukan investasi Rp 9,5 juta. Termasuk laptop, materi pembelajaran, dan lisensi platform online. Data Asosiasi Kursus Bahasa Indonesia (AKBI) 2025 menunjukkan permintaan kursus bahasa Inggris di Sumut meningkat 18 % tiap tahun.

Tips Memilih Franchise Murah yang Tepat

  • Sesuaikan dengan minat – Memilih bidang yang Anda sukai akan mempermudah pengelolaan harian.
  • Perhatikan lokasi – Pilih area dengan traffic tinggi, misalnya dekat kampus, perkantoran, atau pasar tradisional.
  • Hitung ROI – Pastikan estimasi balik modal tidak lebih dari 12 bulan, terutama untuk modal di bawah Rp 10 juta.
  • Evaluasi dukungan franchisor – Pelatihan, pemasaran, dan bantuan operasional menjadi kunci kesuksesan.
  • Periksa legalitas – Pastikan semua perizinan (SIUP, TDP, dan lisensi brand) sudah lengkap.

Penutup

Memilih franchise murah bukan berarti mengorbankan kualitas. Dengan modal di bawah Rp 10 juta, Anda sudah dapat memulai usaha yang memiliki potensi pertumbuhan cukup signifikan di Sumatera Utara. Selalu lakukan riset pasar, pertimbangkan dukungan franchisor, dan jangan lupa sesuaikan dengan passion pribadi. Siapa tahu, dari satu gerai kecil di Medan, Anda bisa mengembangkan jaringan hingga ke seluruh provinsi.

Reporter: Om | Editor: Om | Sumber: Tajukrakyat.com

Komentar (0)

Beranda Cari Gelap Atas