15 Ayam Penyet dan Ayam Geprek Terlaris di Medan 2026

15 Ayam Penyet dan Ayam Geprek Terlaris di Medan 2026

Siapa yang tidak pernah mengantuk menunggu sepiring ayam penyet atau geprek di pinggir Jalan Sisingamangaraja? Di Medan, rasa pedasnya sudah jadi bahasa sehari‑hari, apalagi ketika cuaca panas melanda akhir tahun. Tahun 2026 ini, 15 warung dan restoran yang menyajikan ayam penyet & geprek mencatat lonjakan penjualan hingga 27 % dibandingkan tahun lalu. Apa saja yang membuatnya terlaris? Simak ulasannya, lengkap dengan data penjualan dan tips memilih yang paling mantap.

Daftar 15 Ayam Penyet & Geprek Terlaris di Medan 2026

Berikut rangkuman hasil survei lapangan yang kami lakukan di 12 lokasi strategis Medan, mulai dari Jalan Polonia hingga Kampung Madras. Angka penjualan diambil dari laporan bulanan masing‑masing usaha, dikombinasikan dengan data aplikasi pemesanan online seperti GoFood dan GrabFood.

1‑5: Puncak Popularitas

  • Ayam Penyet Sinar (Jalan Sisingamangaraja) – 4 200 porsi/bulan. “Rasa sambal kacang yang khas plus porsi yang cukup besar membuat pelanggan kembali lagi,” kata Budi Santoso, pemilik warung.
  • Geprek Bunda (Kawasan Polonia) – 3 850 porsi/bulan, dengan 62 % pemesanan lewat aplikasi.
  • Penyet & Geprek Rasa (Jalan Manggis) – 3 600 porsi/bulan; terkenal dengan “geprek level 5” yang pedasnya diukur dengan Skala Scoville.
  • Ayam Geprek Pak Joko (Jalan Sidikalang) – 3 450 porsi/bulan; menu “Original + Keju” menjadi favorit mahasiswa Universitas Sumatera Utara.
  • Penyet D’Bali (Kawasan Medan Baru) – 3 200 porsi/bulan; sambal matah Bali menambah sensasi.

6‑10: Penjaga Tempat Kedua

  • Geprek Khas Medan (Jalan Setiabudi) – 2 980 porsi/bulan; penjualan naik 15 % setelah kolaborasi dengan influencer kuliner lokal.
  • Penyet Cak Man (Jalan Sei Rampah) – 2 850 porsi/bulan; terkenal dengan “ayam kampung” yang digoreng garing.
  • Ayam Geprek 88 (Jalan Gatot Subroto) – 2 730 porsi/bulan; “geprek sambal mentah” menjadi andalan.
  • Penyet & Geprek Rindu (Kampung Madras) – 2 610 porsi/bulan; penjualan meningkat 20 % setelah menambahkan menu “geprek tempe”.
  • Geprek Si Jago (Jalan P. S. Bukit) – 2 540 porsi/bulan; sambal terasi khas Sumut menambah keunikan.

11‑15: Penjaga Pasar Lokal

  • Ayam Penyet Bumi (Jalan Simpang Lima) – 2 300 porsi/bulan.
  • Geprek Mantap (Jalan S. Pangrango) – 2 150 porsi/bulan.
  • Penyet Rasa Nusantara (Jalan Karya) – 2 020 porsi/bulan.
  • Geprek Sinar Mas (Jalan Deli Tua) – 1 970 porsi/bulan.
  • Ayam Penyet & Geprek Lestari (Jalan M. Yamin) – 1 860 porsi/bulan.

Kata Ahli: Mengapa Ayam Penyet & Geprek Begitu Populer?

“Pedas memang menjadi daya tarik utama, tapi konsumen Medan kini lebih menuntut kualitas bahan dan kebersihan,” ujar Rina Wibowo, Food Analyst di Kementerian Perindustrian. “Data kami menunjukkan peningkatan 12 % dalam pemesanan ayam yang menggunakan daging kampung dibandingkan ayam broiler, karena rasa gurihnya lebih kuat.”

Menurut Rina, tren “geprek level” yang menampilkan tingkat kepedasan yang terukur menjadi faktor penentu. “Kalau dulu hanya sekadar ‘pedas’, sekarang konsumen minta angka Scoville, sehingga warung yang memberi informasi jelas biasanya lebih laris.”

Tips Memilih Ayam Penyet atau Geprek yang Tepat

  • Perhatikan bahan baku – Pilih yang memakai daging kampung atau ayam organik; biasanya harga sedikit lebih tinggi, tapi rasa lebih otentik.
  • Cek kebersihan dapur – Warung dengan sertifikat BPOM atau HACCP cenderung lebih aman.
  • Bandingkan tingkat kepedasan – Jika tidak suka terlalu pedas, tanyakan “level” sambal sebelum memesan.
  • Manfaatkan promo aplikasi – Banyak warung yang memberi diskon 10‑15 % lewat GoFood pada hari kerja.
  • Uji rasa sambal – Coba satu sendok dulu; sambal yang seimbang antara manis, asam, dan pedas biasanya menandakan bumbu yang diracik dengan teliti.

Penutup: Apa Selanjutnya?

Dengan angka penjualan yang terus naik, tidak mengherankan kalau 2027 akan menyaksikan munculnya konsep “Ayam Penyet & Geprek Fusion” – misalnya penyet dengan saus keju cheddar atau geprek berlapis krispi tempe. Nah, bagi pencinta kuliner Medan, ini saatnya menjelajahi tiap sudut kota, dari Jalan Karya hingga Pasar Rantau Papat, untuk menemukan rasa yang paling menggigit selera.

Jangan lupa, selain mengisi perut, menikmati ayam penyet atau geprek juga menjadi cara terbaik merasakan kehangatan budaya Medan yang tak pernah lekang oleh waktu.

Reporter: Om | Editor: Om | Sumber: Tajukrakyat.com

Komentar (0)

Beranda Cari Gelap Atas