15 Makanan Khas Medan yang Wajib Dicoba Wisatawan 2026

15 Makanan Khas Medan yang Wajib Dicoba Wisatawan 2026

Sudah pernah mencicipi soto Medan yang pedasnya bikin mata berair? Jika belum, 2026 menjadi tahun yang tepat untuk mengisi “food bucket list” Anda. Medan tak hanya terkenal dengan kebun kelapa sawit dan industri, tapi juga dengan ragam kuliner yang memadukan cita rasa Melayu, Tionghoa, dan Batak. Menurut data Dinas Pariwisata Sumatera Utara, kunjungan wisatawan kuliner ke Medan meningkat 12 % pada tahun lalu, mencapai 3,4 juta orang. Nah, berikut 15 makanan khas yang wajib Anda coba sebelum pulang ke rumah.

Daftar 15 Makanan Khas Medan yang Wajib Dicoba

1. Soto Medan

Soto Medan berbeda dengan soto dari daerah lain. Kuahnya bening, beraroma serai dan kayu manis, serta diperkaya dengan daging sapi empuk, perkedel, dan tauge. Jalan Selat Panjang menjadi spot legendaris; warung Pak Haji sudah melayani pelanggan sejak 1978.

2. Bika Ambon

Walaupun namanya “Ambon”, bika ini sudah menjadi ikon Medan. Tekstur kenyalnya berongga, manisnya pas, dan aroma pandan menambah keunikan. Coba versi toko Bika Kurnia di Pasar Petisah, yang tiap hari terjual rata‑rata 250 porsi.

3. Mie Gomak

Sering disebut “spaghetti Batak”, mie gomak terbuat dari mie kuning yang dipotong tipis, disajikan dengan kuah santan, sayur, dan daging atau ikan. Di Warung Mie Gomak Sinar Pagi di Jalan M.H. Thamrin, rasa pedasnya dapat disesuaikan, jadi cocok untuk semua selera.

4. Deli Rendang

Rendang Medan lebih kering dibanding versi Padang, dengan bumbu khas yang mengandung ketumbar, jintan, dan cabai merah besar. Restoran Rendang Deli di Kampung Simalungun mengklaim resep turun‑turun dari tiga generasi.

5. Tostel

Gabungan roti tawar dan telur dadar, dipanggang dengan mentega, lalu diisi selai kacang atau selai strawberry. Tostel menjadi camilan favorit anak‑anak sekolah di Pasar 45. Menurut survei 2025, 68 % pelajar Medan mengaku tidak bisa melewatkan sarapan ini.

6. Martabak Manis Medan

Berbeda dengan martabak manis Jakarta, versi Medan lebih tebal, berisi kacang, keju, dan cokelat. Warung Martabak Pak Siti di Jalan Cikini menyajikan “Mega Martabak” seberat 500 gram, cocok untuk berbagi.

7. Kue Pukis

Berbentuk bulat, lembut, dengan topping gula merah cair dan keju. Kue pukis di Pasar Rakyat biasanya dijual per 3 buah dengan harga Rp 3.000 saja.

8. Lontong Medan

Lontong berisi sayur labu kuning, sambal kacang, dan telur rebus. Di Warung Lontong Pak Dede di Taman Simalungun, lontong disajikan dalam piring tembikar, menambah nilai estetika.

9. Bika Ambon Goreng

Versi inovatif: bika dipotong kotak, digoreng, lalu disiram sirup gula merah. Cita rasa manis‑gurih ini menjadi tren di Instagram sejak 2024.

10. Nasi Padang Medan

Berbeda dari Padang di Sumatera Barat, nasi Padang Medan menonjolkan sambal ijo yang lebih pedas. Restoran Padang Sari Bundo di Jalan Balige menyajikan 12 lauk dalam satu piring.

11. Sate Padang Medan

Sate daging sapi dengan kuah kuning kental berisi tepung beras dan rempah. Di Pasar Bunga, sate ini biasanya dibakar di atas arang kayu jati, memberi aroma khas yang sulit ditolak.

12. Es Kacang Merah

Minuman segar berisi kacang merah, kolang‑kaling, kelapa muda, dan sirup gula merah. Penjual Es Kacang Bu Lina di Jalan Simpang Lima melayani lebih dari 200 gelas per hari pada musim panas.

13. Roti Bakar Coklat Keju

Roti tawar dipanggang, dioles mentega, lalu ditaburi coklat leleh dan keju parut. Kedai Roti Bakar Pak Rudi di Jalan Raden Demang Hardjasoemantri mengklaim penjualan naik 15 % sejak 2023.

14. Keripik Singkong Balado

Keripik tipis yang dibumbui balado pedas manis. Produsen lokal Balado Crunch di Kampung Pematang mengekspor ke 5 negara Asia Tenggara.

15. Kue Lapis Medan

Kue lapis berwarna hijau, kuning, dan merah, disusun rapi dalam lapisan tipis. Di Rumah Kue Lapis Pak Budi di Jalan Gajah Mada, resep rahasia melibatkan santan kelapa segar.

Kutipan Pakar Kuliner

Rina Sari, Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Utara mengatakan, “Kuliner Medan adalah jembatan budaya. Setiap gigitan mengisahkan sejarah migrasi dan adaptasi rasa. Kami berharap wisatawan tidak hanya mencicipi, tapi juga menghargai proses tradisional di baliknya.”

Ahmad Fauzi, Peneliti Kuliner Universitas Sumatera Utara menambahkan, “Data menunjukkan bahwa 42 % wisatawan asing yang berkunjung ke Medan pada 2025 memilih paket wisata kuliner. Ini menandakan potensi ekonomi yang besar bagi UMKM kuliner lokal.”

Tips Menikmati Kuliner Medan Tanpa Rugi

  • Jadwalkan waktu makan antara pukul 07.00‑09.00 untuk sarapan (tostel, kue pukis) dan 12.00‑14.00 untuk makan siang (soto, nasi padang).
  • Gunakan aplikasi GoFood atau GrabFood untuk mengecek rating warung sebelum memesan.
  • Bawa uang tunai kecil, karena banyak pedagang tradisional belum menerima kartu.
  • Jangan ragu bertanya tentang tingkat kepedasan; kebanyakan penjual siap menyesuaikan.
  • Hindari makanan yang belum dimasak bila Anda memiliki alergi makanan laut, karena beberapa sambal mengandung udang kering.

Penutup

Medan memang kota yang tak pernah tidur, begitu pula kulinernya. Dari soto yang menenangkan hingga bika ambon yang menggiurkan, setiap rasa menunggu untuk dijelajahi. Jadi, siapkan koper, atur jadwal, dan jangan lupa bawa selera yang luas. Selamat menjelajah 15 kelezatan Medan—kita tunggu cerita Anda di kolom komentar!

Reporter: Om | Editor: Om | Sumber: Tajukrakyat.com

Komentar (0)

Beranda Cari Gelap Atas