15 Tempat Wisata Tersembunyi di Binjai yang Wajib Dikunjungi 2026

15 Tempat Wisata Tersembunyi di Binjai yang Wajib Dikunjungi 2026

Sudah berapa kali Anda melewati Jalan Sudirman di Binjai tanpa menyadari ada “permata” kecil yang belum banyak diketahui wisatawan? Nah, tahun 2026 ini, para petualang lokal menemukan 15 tempat tersembunyi yang tidak hanya menenangkan, tapi juga menawarkan pengalaman otentik khas Sumatera Utara. Dari hutan bambu yang berbisik hingga air terjun mini yang tersembunyi di lereng Bukit Kubu, semua siap menambah daftar kunjungan Anda.

1. Hutan Bambu Sari Bumi (Kecamatan Binjai Selatan)

Berjalan masuk lewat gerbang kayu tua, Anda akan disambut oleh deretan bambu setinggi 15 meter yang menari‑tari ditiup angin. Menurut Dinas Pariwisata Binjai, kunjungan ke hutan ini naik 27 % pada kuartal pertama 2026, menandakan meningkatnya minat wisata alam “low‑impact”.

2. Air Terjun Cikuray

Terletak di Desa Cikuray, tepat di pinggir Jalan Raya Binjai‑Stabat, air terjun ini hanya berukuran 5 meter, namun airnya jernih seakan memantulkan langit biru. Pengunjung biasanya datang lewat jalur setapak yang dibangun oleh warga setempat, sehingga terasa eksklusif.

3. Kebun Kopi Warung Jati (Kampung Jati)

Berbeda dari kebun kopi komersial, Warung Jati menawarkan tur singkat sambil mencicipi kopi “Arabika Sumut” yang diproses secara tradisional. Data dari Koperasi Kopi Sumut menyebutkan produksi meningkat 12 % sejak 2025, menandakan kualitas yang terus diakui.

4. Danau Lembah Tiga (Kecamatan Binjai Utara)

Danau kecil ini tersembunyi di antara tiga bukit berpasir. Pada sore hari, cahaya matahari memantul menciptakan efek “cermin langit”. Pengunjung dapat menyewa perahu kayu yang dibuat oleh pengrajin lokal.

5. Museum Sejarah Binjai Kuno

Terletak di Jalan Raden Saleh, museum ini menyimpan artefak peninggalan kerajaan Deli yang jarang dipamerkan.

“Museum ini menghidupkan kembali cerita-cerita yang hampir terlupakan,” ujar Rudi Hartono, Kepala Dinas Kebudayaan Binjai.

6. Puncak Bukit Kubu

Jika Anda suka trekking ringan, jalur menuju puncak Bukit Kubu menawarkan panorama 360 derajat kota Binjai. Dari sini, mata dapat menengok hingga ke Gunung Sinabung pada hari cerah.

7. Pasar Malam Taman Sari

Pasar malam ini tidak seperti pasar tradisional lain. Di sini, kuliner khas seperti nasi goreng binjai dan keripik singkong disajikan dalam konsep “food truck” yang unik.

8. Lumbung Padi Tua (Desa Lumbung)

Lumbung berusia lebih dari 150 tahun ini masih dipakai oleh petani setempat. Pengunjung dapat belajar cara menata padi secara tradisional dan bahkan ikut memanen pada musim panen.

9. Kebun Anggrek “Rimba Hijau”

Terletak di Jalan Manggis, kebun ini menampilkan lebih dari 200 spesies anggrek, termasuk varietas langka Vanda coerulea yang hanya tumbuh di ketinggian 800‑900 mdpl.

10. Curug Banyu (Kecamatan Binjai Barat)

Curug Banyu menawarkan kolam alami berwarna biru kehijauan. Karena aksesnya masih melalui jalan setapak berbatu, curug ini tetap terjaga kebersihannya.

11. Kampung Seni “Kriya Binjai”

Setiap akhir pekan, para seniman lokal memamerkan karya ukir kayu, anyaman rotan, dan lukisan batik dengan motif tari tor-tor.

“Kriya Binjai menjadi jembatan antara generasi muda dan warisan budaya,” kata Siti Nurhaliza, Ketua Lembaga Seni Budaya Binjai.

12. Taman Rekreasi “Suka Maju”

Berada di pinggir sungai Binjai, taman ini memiliki jalur sepeda dan area piknik yang dilengkapi dengan fasilitas ramah anak.

13. Pusat Kerajinan Tembaga “Batu Besi”

Pengunjung dapat menyaksikan proses pembuatan perhiasan tembaga secara tradisional, mulai dari lelehan hingga finishing. Harga barang kerajinan di sini rata‑rata 30 % lebih murah dibandingkan di pasar modern.

14. Gua Batu Kapur (Desa Kapur)

Gua ini memiliki stalaktit dan stalagmit yang terbentuk selama ribuan tahun. Karena belum banyak dipublikasikan, kunjungan wisatawan masih di bawah 500 orang per tahun.

15. Spot Fotografi “Langit Merah” (Kecamatan Binjai Timur)

Setiap senja, langit di atas dataran ini berubah menjadi nuansa merah jingga yang memukau. Banyak fotografer Instagramable mengunjungi tempat ini untuk mengabadikan momen.

Tips Berwisata di Tempat Tersembunyi Binjai

  • Transportasi: Gunakan motor sewaan atau layanan ojek online; sebagian lokasi tidak dilalui transportasi umum.
  • Waktu terbaik: Musim kemarau (April‑September) memberikan akses jalan yang lebih baik.
  • Perlengkapan: Bawa sepatu trekking, botol air, dan pakaian ganti untuk lokasi yang berair.
  • Etika: Hormati warga setempat, jangan meninggalkan sampah, dan ikuti petunjuk guide.
  • Biaya masuk: Kebanyakan tempat mengenakan tarif antara Rp5.000‑Rp20.000, cukup terjangkau.

Dengan 15 destinasi di atas, Binjai siap menjadi destinasi “off‑the‑beaten‑path” yang layak dijelajahi pada 2026. Jadi, kapan Anda akan mengemas ransel dan menjelajahi sudut‑sudut tersembunyi kota ini?

Reporter: Om | Editor: Om | Sumber: Tajukrakyat.com

Komentar (0)

Beranda Cari Gelap Atas