Biodata dan Agama AKBP Didik Putra Kuncoro, Kapolres Bima Diperiksa Propam Terkait Narkoba

Biodata dan Agama AKBP Didik Putra Kuncoro, Kapolres Bima Diperiksa Propam Terkait Narkoba

TajukRakyat.com,NTB - Isu Kapolres Bima narkoba menjadi perhatian publik setelah mantan Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota, AKP Malaungi, ditangkap terkait kasus peredaran sabu.

Dalam perkembangan kasus tersebut, AKBP Didik Putra Kuncoro yang menjabat Kapolres Bima Kota saat ini turut diperiksa oleh Bidpropam Polda NTB untuk pendalaman.

Pemeriksaan terhadap Kapolres Bima ini dilakukan guna memastikan ada atau tidaknya keterlibatan maupun dugaan aliran dana dari jaringan narkoba yang menjerat anak buahnya.

Hingga kini, proses pemeriksaan masih berlangsung dan belum ada penetapan status tersangka terhadap AKBP Didik Putra Kuncoro.

Kronologi Kasus Narkoba di Polres Bima Kota

Kasus yang menyeret perhatian publik bermula dari penangkapan AKP Malaungi pada 3 Februari 2026.

Dalam penggerebekan di rumah dinasnya, petugas menemukan barang bukti 488 gram sabu yang diduga berasal dari jaringan bandar berinisial KI dan hasil pengembangan kasus Bripka Karol.

Setelah proses penyidikan, AKP Malaungi ditetapkan sebagai tersangka, dinyatakan positif menggunakan sabu, dan dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) melalui sidang kode etik pada 9 Februari 2026. Kasus ini kemudian memicu pemeriksaan terhadap jajaran terkait, termasuk Kapolres Bima narkoba.

Biodata dan Agama AKBP Didik Putra Kuncoro

AKBP Didik Putra Kuncoro merupakan perwira Polri kelahiran Kediri, Jawa Timur, 30 Maret 1979. Ia dikenal berasal dari keluarga sederhana, putra pasangan Moersidi (guru) dan Sri Darmiyati (ibu rumah tangga), serta merupakan anak keempat dari lima bersaudara.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa agama AKBP Didik Putra Kuncoro adalah Islam.

Sejak muda, ia dikenal aktif berorganisasi dan sempat beberapa kali mencoba seleksi institusi kedinasan sebelum akhirnya diterima sebagai anggota Polri.

Karier kepolisian Didik dimulai sebagai Bintara di Polres Ende, Polda NTT, selama sekitar 2,5 tahun.

Ia kemudian berhasil lolos Akademi Kepolisian (Akpol) 2001 dan lulus pada 2004 dari Batalyon Tatag Trawang Tungga, dengan penugasan awal di Polda Gorontalo.

Perjalanan Jabatan Strategis

Sepanjang kariernya, AKBP Didik Putra Kuncoro pernah menempati sejumlah jabatan penting, antara lain:

- Polda Metro Jaya: Kaurbinopsnal Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan hingga Wakapolres Tangerang Selatan

- Polda NTB (sejak 2020): Kasubdit I Ditreskrimum, Kasubdit IV Ditreskrimsus, dan Kasubdit III Ditresnarkoba

- Kapolres Lombok Utara (20 Juli 2023)

- Kapolres Bima Kota sejak Januari 2025, menggantikan AKBP Yudha Pranata

Pada 2025, ia juga menerima penghargaan Best Inspiring and Visionary Leader 2025 dari Indonesia Award Magazine.

Terkait isu Kapolres Bima narkoba, Bidpropam Polda NTB menegaskan bahwa pemeriksaan terhadap AKBP Didik Putra Kuncoro masih dalam tahap pendalaman dan belum ditemukan bukti keterlibatan langsung.

Proses investigasi internal masih terus berjalan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas penanganan kasus tersebut.(*)

 

Reporter: Keisa | Editor: Keisa | Sumber: Tajukrakyat.com

Komentar (0)

Beranda Cari Gelap Atas