Daftar Biaya Pajak Motor Terbaru Sumut 2026
Berapa sih sebenarnya biaya pajak motor di Sumatera Utara tahun 2026? Jika Anda masih mengira angka itu sama dengan tahun-tahun sebelumnya, siap-siap terkejut. Pemerintah Provinsi Sumut baru saja mengumumkan tarif terbaru yang cukup berbeda, terutama bagi pemilik motor roda dua di kota‑kota besar seperti Medan, Pematangsiantar, dan Sibolga. Nah, mari kita kupas tuntas apa saja yang berubah, berapa besar biayanya, dan apa yang perlu Anda persiapkan sebelum jatuh tempo.
Perubahan Tarif Pajak Motor 2026 di Sumut
Mulai 1 Januari 2026, Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Sumut menerapkan skema tarif progresif yang didasarkan pada kapasitas mesin (CC) dan usia kendaraan. Berikut rangkuman tarif baru yang diumumkan dalam Surat Edaran No. 45/Dispenda/2025:
- Motor 100‑150 cc: Rp 150.000 per tahun (naik 10% dari tahun lalu).
- Motor 151‑250 cc: Rp 250.000 per tahun (penambahan 12%).
- Motor di atas 250 cc: Rp 350.000 per tahun (kena kenaikan 15%).
- Motor listrik: Rp 100.000 per tahun (dengan subsidi 20% dari pemerintah provinsi).
Selain tarif dasar, ada penalti keterlambatan sebesar 2% per bulan, serta potongan khusus bagi pemilik motor yang berusia di atas 10 tahun: diskon 5% untuk motor 150‑250 cc dan 8% untuk di atas 250 cc.
Statistik Kepemilikan Motor di Sumut
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, pada akhir 2025 tercatat 3,2 juta unit motor beroperasi di provinsi ini. Dari jumlah itu, 58% berada di wilayah Medan, 12% di Pematangsiantar, dan sisanya tersebar di kota‑kota kabupaten seperti Kisaran dan Sibolga. Angka kepemilikan motor meningkat 4,5% dibandingkan tahun 2024, menandakan kebutuhan akan informasi tarif pajak yang akurat semakin mendesak.
Kutipan Ahli
“Tarif baru ini memang terasa lebih tinggi, tapi kami harap bisa menambah pendapatan daerah untuk pembangunan infrastruktur jalan di Medan dan sekitarnya,” ujar Andi Prasetyo, Kepala Bidang Pajak dan Retribusi Dinas Pendapatan Daerah Sumut, dalam konferensi pers di Kantor Dispenda Medan, Senin (23 Oktober 2025).
Andi menambahkan bahwa sebagian besar anggaran akan dialokasikan untuk perbaikan jalan rusak di wilayah Jalan Sisingamangaraja dan Jalan Gatot Subroto, yang selama ini menjadi keluhan utama pengendara motor.
Pengalaman Warga
“Saya dulu bayar Rp 120 ribu untuk motor 125 cc, kini harus siapin Rp 150 ribu. Tapi kalau ada potongan untuk motor listrik, saya pertimbangkan beli motor listrik,” kata Sri Rahayu, seorang ibu rumah tangga dari Kelurahan Sidomulyo, Medan, saat ditemui di pasar tradisional Pasar Rame pada Selasa (24 Oktober 2025).
Tips Menghemat Biaya Pajak Motor
Berikut beberapa langkah praktis yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi beban pajak motor di tahun 2026:
- Manfaatkan potongan usia kendaraan: Jika motor Anda berusia lebih dari 10 tahun, pastikan data usia tercatat dengan benar di Samsat.
- Pertimbangkan motor listrik: Dengan subsidi 20% dan tarif terendah, investasi awal mungkin lebih tinggi, namun biaya tahunan jauh lebih ringan.
- Bayar tepat waktu: Hindari penalti 2% per bulan dengan mengatur pengingat di kalender atau menggunakan aplikasi e‑Samsat.
- Gabungkan pembayaran dengan retribusi lain: Beberapa kecamatan di Sumut, seperti Kecamatan Medan Barat, menawarkan paket bundling pembayaran pajak kendaraan dan retribusi pasar dengan diskon 3%.
Prosedur Pembayaran Pajak Motor 2026
Proses pembayaran tetap bisa dilakukan melalui tiga kanal utama:
- Loket Samsam di kantor Dispenda Medan, Jl. Ahmad Yani No. 45.
- Bank Mitra (BCA, BNI, Mandiri) dengan kode pembayaran 123456.
- Platform digital e‑Samsat melalui aplikasi BayarKendaraan, yang kini terintegrasi dengan QRIS.
Sayangnya, beberapa wilayah pedesaan masih belum terjangkau layanan digital, sehingga warga di Kabupaten Deli Serdang atau Tapanuli Utara masih harus mengandalkan loket tradisional. Pemerintah berjanji menambah titik layanan digital pada kuartal pertama 2027.
Kesimpulan
Tarif pajak motor Sumut 2026 memang naik, terutama untuk motor berkapasitas di atas 250 cc. Namun, dengan memanfaatkan potongan usia, mempertimbangkan motor listrik, dan membayar tepat waktu, beban tetap dapat dikelola. Informasi yang akurat dan persiapan dini menjadi kunci agar Anda tidak terkejut saat tagihan datang.
Jika masih ragu, kunjungi kantor Dispenda terdekat atau cek aplikasi BayarKendaraan. Selamat mengatur keuangan, dan semoga perjalanan Anda di jalan Sumut tetap aman dan lancar.
Komentar (0)