Jalan Kejaksaan Medan Jadi Arena 'Perang' Polisi dan Pendemo
TajukRakyat.com,Medan- Demonstrasi menuntut pembubaran DPR RI dan kasus tewasnya driver ojek online (ojol) di DPRD Sumut berakhir ricuh.
Massa terlibat bentrok dengan aparat kepolisian.
Pendemo yang tadinya menyampaikan orasi di depan gedung DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol kemudian dipukul mundur aparat kepolisian.
[irp]
Aksi saling lempar pun terjadi.
Massa melemparkan batu ke arah polisi.
Sedangkan polisi melesatkan tembakan air dari mobil water canon.
Karena suasana makin tidak kondusif, polisi menembakkan gas air mata ke arah pendemo.
[irp]
Para demonstran yang tadinya ada di Jalan Imam Bonjol berlarian ke arah Jalan Pengadilan.
Lalu, ada pula yang kabur ke Jalan Kejaksaan.
Saat berada di Jalan Kejaksaan ini pula, bentrokan kembali pecah.
Massa melempari polisi dengan batu.
Polisi yang membawa tameng dan pentungan kemudian bergerak memukul mundur mahasiswa.
[irp]
Tembakan gas air mata kembali dilontarkan.
Massa pun membalasnya dengan lemparan bom molotov.
Akibat bom molotov tersebut, polisi sempat kocar-kacir.
[irp]
Mereka berusaha memadamkan api dengan alat dan air yang ada di mobil water canon.
Dalam peristiwa demo hari ini, ada sejumlah orang yang diamankan.
Rata-rata yang diamankan itu masih berstatus sebagai pelajar.(ibr)
Komentar (0)