Kemenhub Catat Kereta Api Jadi Favorit di Mudik Lebaran Idul Fitri 1447 H

Kemenhub Catat Kereta Api Jadi Favorit di Mudik Lebaran Idul Fitri 1447 H

TajukRakyat.com,Medan - Kementerian Perhubungan melalui Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 mencatat mobilitas masyarakat pada hari H Lebaran, Sabtu (21/3/26) masih sangat tinggi.

Tercatat sebanyak 873.916 orang menggunakan angkutan umum, sementara arus kendaraan di berbagai simpul transportasi juga tetap padat.

“Pemudik dengan angkutan umum hingga hari Lebaran masih cukup tinggi, tetapi masih tetap terkendali. Moda transportasi terbanyak yang digunakan masih dengan moda kereta api,” ujar Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Ernita Titits Dewi, yang dikutip, Senin 23 Maret 2026.

Kereta Api Moda Paling Diminati

Berdasarkan data, kereta api menjadi moda paling diminati dengan total 364.649 penumpang, yang terdiri dari 205.335 penumpang antarkota dan 159.314 penumpang regional perkotaan.

Disusul angkutan udara sebanyak 206.785 penumpang, dengan rincian 155.675 penumpang domestik dan 51.110 internasional.

Sementara itu, angkutan penyeberangan mencatat 177.564 penumpang, bus sebanyak 103.777 penumpang, dan angkutan laut sebanyak 21.141 penumpang.

Secara kumulatif, sejak H-8 atau 13 Maret 2026 hingga hari Lebaran, total pergerakan penumpang angkutan umum mencapai 10.887.584 orang.

Angka ini meningkat 8,58 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat 10.027.482 orang.

Jika dirinci, moda kereta api mencatat 3.349.343 penumpang atau naik 13,46 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Angkutan udara mencapai 2.397.192 penumpang (naik 2,95 persen), penyeberangan 2.664.004 penumpang (naik 14,01 persen), bus 1.693.931 penumpang (naik 9,37 persen), serta angkutan laut sebanyak 783.114 penumpang.

Pergerakan Kendaraan Terpantau Tinggi

Di sisi lain, pergerakan kendaraan juga terpantau tinggi. Pada hari Lebaran, kendaraan yang keluar dari gerbang Tol Jakarta mencapai 193.237 unit, sedangkan yang masuk sebanyak 122.074 unit. Total lalu lintas di gerbang tol Jabodetabek mencapai 380.753 kendaraan, sementara di luar Jabodetabek tercatat 353.546 kendaraan.

Untuk jalur arteri, kendaraan yang keluar dari wilayah Jabodetabek mencapai 601.275 unit dan yang masuk sebanyak 460.089 unit.

Di wilayah non-Jabodetabek, arus kendaraan di jalur arteri tercatat mencapai 607.366 unit.

Kementerian Perhubungan juga mencatat tingkat ketepatan waktu (on time performance/OTP) angkutan umum yang relatif tinggi.

Kereta api antarkota mencatat OTP sebesar 97,70 persen, kereta regional 99,40 persen, penerbangan domestik 88,09 persen, dan internasional 69,31 persen.

Sementara itu, angkutan laut mencapai 95,92 persen, penyeberangan 93,20 persen, dan angkutan darat 64,97 persen.

Pemerintah Pastikan Kelancaran Arus Mudik

Pemerintah terus memastikan kelancaran arus mudik melalui koordinasi lintas sektor dan pemantauan intensif di seluruh titik transportasi.

Masyarakat pun diingatkan untuk bersiap menghadapi arus balik yang diprediksi mencapai puncaknya pada 24 Maret 2026 (H+3).

“Mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan arus balik lebih awal menghindari waktu-waktu puncak, serta mempertimbangkan alternatif jadwal perjalanan guna mengurangi kepadatan serta memastikan perjalanan tetap aman dan nyaman," ujarnya.

"Kepatuhan terhadap arahan petugas di lapangan juga menjadi kunci dalam menjaga kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan perjalanan selama arus balik Lebaran 2026,” sambung Ernita Titis.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi tubuh tetap prima, membawa obat-obatan pribadi, serta memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan. Selain itu, masyarakat diminta menggunakan transportasi resmi dan terus memantau informasi terbaru dari kanal pemerintah.(*)

 

Reporter: Keisa | Editor: Keisa | Sumber: Tajukrakyat.com

Komentar (0)

Beranda Cari Gelap Atas