Natalius Pigai Kritik Orang yang Mau Meniadakan MBG : Menentang HAM

Natalius Pigai Kritik Orang yang Mau Meniadakan MBG : Menentang HAM

TajukRakyat.com,Jakarta - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, dalam menanggapi kritik Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM) Tiyo Ardianto, terkait sejumlah program pemerintah termasuk MBG yang dinilai tidak tepat sasaran.

Pigai menegaskan bahwa kritik yang mengarah pada penghapusan program-program pro-rakyat seperti MBG justru tidak mencerminkan keberpihakan terhadap masyarakat kecil.

“Orang-orang yang mau meniadakan program-program untuk rakyat dan orang kecil seperti MBG, Sekolah Rakyat, Cek Kesehatan Gratis, Koperasi Merah Putih adalah jahat," ujar Pigai dalam keterangannya di akun instagramnya, yang dikutip Minggu 22 Februari 2026.

Program MBG Bentuk Kehadiran Negara

Menurut Pigai, program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, layanan Cek Kesehatan Gratis, hingga penguatan Koperasi Merah Putih merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memenuhi hak dasar warga negara, terutama kelompok rentan.

Ia menyebut, hak atas pangan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan ekonomi merupakan bagian dari hak asasi manusia yang dijamin konstitusi.

"(Yang menentang MBG) tidak punya hati nurani dan bahkan menentang HAM,” kata Pigai.

Karena itu, narasi yang mendorong penghentian atau peniadaan program-program tersebut dinilai tidak tepat dan berpotensi mengabaikan kepentingan rakyat kecil.

Pigai juga menilai kritik Ketua BEM UGM seharusnya disampaikan dengan pendekatan yang lebih konstruktif dan berbasis data.

Ia membuka ruang dialog, namun menekankan bahwa perdebatan publik harus tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.(*)

 

Reporter: Keisa | Editor: Keisa | Sumber: Tajukrakyat.com

Komentar (0)

Beranda Cari Gelap Atas