Panduan Backpacker ke Tangkahan 3 Hari 2 Malam Budget Hemat

Panduan Backpacker ke Tangkahan 3 Hari 2 Malam Budget Hemat

Siapa yang tidak terpesona melihat foto-foto air terjun Tangkahan yang memukau di Instagram? Berbekal ransel, semangat petualang, dan dompet yang tak terlalu tebal, banyak backpacker kini menargetkan tiga hari dua malam di kawasan ini. Tapi, bagaimana cara mengatur semuanya tanpa harus menguras tabungan? Simak panduan lengkap yang sudah saya rangkum dari pengalaman pribadi dan masukan para ahli lokal.

Persiapan dan Budget Hemat

Berangkat ke Tangkahan memang tidak serumit ke Bali. Namun, ada beberapa hal yang wajib Anda perhatikan sebelum menjejakkan kaki di Kecamatan Tangkahan, Kabupaten Langkat. Berikut perkiraan biaya yang realistis untuk satu orang:

  • Transportasi (Medan – Tangkahan – kembali): Rp 250.000 – Rp 350.000 (bus atau travel kelas ekonomi).
  • Penginapan: Rp 120.000 – Rp 200.000 per malam di homestay atau guesthouse.
  • Makan: Rp 30.000 – Rp 50.000 per porsi; rata‑rata tiga kali sehari sekitar Rp 120.000.
  • Aktivitas (trek, sewa perahu, tiket masuk): Rp 150.000 – Rp 250.000.
  • Cadangan darurat: minimal Rp 100.000.

Jadi, total budget 3 hari 2 malam dapat ditekan menjadi sekitar Rp 1,000,000 – Rp 1,200,000. Nah, angka ini masih memungkinkan jika Anda memilih transportasi umum dan menginap di tempat yang tidak terlalu “glamour”.

Transportasi

Darimana Anda berangkat? Jika Anda berada di Medan, pilihan paling ekonomis adalah naik bus AKAP dari Terminal Medan Tembung ke Tangkahan. Perjalanan memakan waktu sekitar 5–6 jam, tergantung kondisi jalan. Menurut data Dinas Perhubungan Sumut, rata‑rata tarif bus Medan‑Tangkahan pada 2024 adalah Rp 180.000 per orang.

Sayangnya, jadwal bus terbatas pada pagi dan sore hari, jadi pastikan Anda menyesuaikan waktu keberangkatan agar tidak terjebak menunggu terlalu lama. Alternatif lain, Anda bisa menyewa motor di Medan (sekitar Rp 80.000 per hari) dan menempuh rute via Jalan Raya Tangkahan, namun harus siap menghadapi jalan berliku.

Penginapan

Di Tangkahan, pilihan akomodasi paling banyak berupa homestay milik warga setempat. Salah satu yang paling direkomendasikan adalah Homestay Bukit Hijau di Desa Kualuh Hulu, dengan tarif Rp 150.000 per malam termasuk sarapan. “Kami selalu menyambut tamu dengan kopi hitam Sumatera dan cerita tentang budaya Batak Toba,” ujar Rina Siregar, pemilik Homestay Bukit Hijau.

“Pengunjung biasanya menghargai keaslian budaya kami, jadi kami tidak menambahkan fasilitas mewah yang justru menaikkan harga,” kata Rina.

Rencana 3 Hari 2 Malam

Hari 1: Kedatangan dan Eksplorasi Sekitar

Setibanya di terminal Tangkahan, arahkan langkah ke Air Terjun Tangkahan yang berjarak 5 km dari pusat desa. Anda dapat menyewa sepeda motor seharga Rp 30.000 per hari atau berjalan kaki untuk menambah tantangan. Trek singkat (sekitar 1,5 jam) akan membawa Anda ke kolam renang alami yang jernih.

Setelah puas bermain air, kembali ke homestay untuk makan malam. Jangan lupa mencicipi nasi goreng batak dengan sambal andaliman khas daerah ini. “Rasanya pedas tapi tetap bersahaja, cocok untuk mengisi tenaga setelah trekking,” kata Andi Pratama, guide lokal.

“Kebanyakan wisatawan hanya foto, padahal ada banyak cerita di balik tiap air terjun,” ujar Andi.

Hari 2: Petualangan ke Danau Toba dan Sekitarnya

Hari kedua, mulailah lebih awal dan ambil travel ke Parapat (sekitar Rp 120.000). Dari sana, naik perahu feri ke Pulau Samosir, biaya Rp 75.000 per orang. Di Pulau Samosir, Anda dapat mengunjungi Tomok untuk melihat makam Raja Sidabutar, serta menikmati pemandangan Danau Toba yang menakjubkan.

Jika waktu memungkinkan, sewa sepeda (Rp 25.000 per hari) dan keliling desa-desa tradisional di sekitar Danau. Menurut Badan Pariwisata Sumut, rata‑rata kunjungan wisatawan ke Danau Toba meningkat 12% pada tahun 2023, menandakan kepopuleran destinasi ini tetap tinggi.

Hari 3: Kembali ke Medan dengan Kenangan

Hari terakhir, manfaatkan pagi untuk mengunjungi Air Terjun Kualuh, yang terletak sekitar 30 menit dari Tangkahan. Trek singkat ini memberi kesempatan terakhir untuk berfoto dengan latar belakang alam hijau pekat. Setelah makan siang, kembali ke terminal Tangkahan dan naik bus kembali ke Medan.

Dengan mengatur waktu dengan baik, Anda tidak hanya menghemat biaya, tapi juga dapat merasakan keaslian budaya dan keindahan alam Sumut tanpa terburu‑buru.

Tips Hemat Tambahan

  • Gunakan aplikasi transportasi lokal seperti Gojek atau Grab untuk mencari promo tiket bus atau sewa motor.
  • Masak sendiri bila memungkinkan; banyak homestay menyediakan dapur bersama dengan harga sewa peralatan yang terjangkau.
  • Bawa botol minum dan filter air kecil; harga air kemasan di sekitar Tangkahan bisa mencapai Rp 5.000 per botol.
  • Manfaatkan Wi‑Fi gratis di kafe atau warung makan; hindari roaming internasional yang mahal.

Yang menarik, banyak traveler yang melaporkan bahwa menginap di homestay tidak hanya mengurangi biaya, tetapi juga memberi kesempatan belajar tentang adat Batak secara langsung. Jadi, jangan ragu untuk bertanya tentang tradisi atau bahkan ikut serta dalam kegiatan memasak bersama.

Penutup

Backpacking ke Tangkahan selama tiga hari dua malam bukan hanya soal menurunkan angka di dompet, melainkan juga tentang menyelami keindahan alam dan budaya Sumatera Utara yang masih asli. Dengan budget sekitar satu juta rupiah, Anda sudah bisa menikmati air terjun, Danau Toba, serta keramahan penduduk setempat. Jadi, siapkan ransel, atur budget, dan mulailah petualangan Anda—karena pengalaman tak ternilai harganya tidak selalu harus mahal.

Reporter: Om | Editor: Om | Sumber: Tajukrakyat.com

Komentar (0)

Beranda Cari Gelap Atas