Polisi Amankan 13 Sajam dan Palu Martil, Diduga untuk Tawuran Susulan di Belawan

Polisi Amankan 13 Sajam dan Palu Martil, Diduga untuk Tawuran Susulan di Belawan

Foto: Polisi menggelar patroli di Belawan. [Istimewa]

TajukRakyat, Medan - Upaya mencegah tawuran susulan dilakukan Tim Macan Polres Pelabuhan Belawan dengan menyisir sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat berkumpulnya kelompok pemuda.

Hasilnya, polisi menemukan 13 senjata tajam (sajam) dan satu buah palu martil yang diduga berpotensi digunakan dalam aksi tawuran lanjutan.

Barang bukti tersebut ditemukan dalam patroli yang berlangsung pada Senin (7/9/2026) dini hari, setelah sebelumnya terjadi tawuran pada Minggu sore.

Patroli pertama dilakukan sekitar pukul 00.40 WIB. Tim Macan mengecek kawasan Dermaga Sundari, Jalan TM Pahlawan, Lorong Sundari, setelah menerima informasi dari masyarakat.

Di lokasi tersebut, personel menemukan dan mengamankan enam senjata tajam.

Belum berhenti di sana, sekitar pukul 01.37 WIB, petugas kembali bergerak menuju kawasan Pajak Kapuas dan Jalan Potong PJKA. Lokasi itu juga diinformasikan menjadi tempat berkumpulnya kelompok pemuda.

Dari hasil pengecekan, polisi kembali menemukan tujuh senjata tajam dan satu palu martil.

Seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Mako Polres Pelabuhan Belawan dan diserahkan kepada Sat Reskrim untuk diamankan serta menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam patroli tersebut, polisi tidak mengamankan pelaku.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya S.P. Sembiring melalui Kabag Ops Kompol Jan Piter Napitupulu mengatakan, pengamanan belasan senjata tersebut merupakan langkah cepat untuk mencegah terjadinya aksi tawuran susulan.

“Dari hasil patroli dan pengecekan di sejumlah lokasi yang diinformasikan rawan menjadi tempat berkumpulnya kelompok pemuda, personel berhasil mengamankan 13 senjata tajam dan satu palu martil. Barang-barang tersebut kami amankan untuk mencegah digunakan dalam aksi tawuran,” ujar Kompol Jan Piter.

Menurutnya, polisi akan terus meningkatkan patroli dan memetakan sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi titik tawuran.

“Kami tidak ingin ada korban akibat tawuran. Personel akan terus melakukan patroli dan menindaklanjuti setiap informasi masyarakat,” tegasnya.

Ia juga meminta para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, terutama agar tidak terlibat tawuran maupun membawa senjata tajam.

Pengamanan belasan senjata tersebut menjadi langkah antisipasi kepolisian untuk memutus potensi aksi tawuran sebelum kembali terjadi dan menjaga situasi keamanan di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan tetap kondusif.

Reporter: Rio Bramastra | Editor: Rio Bramastra | Sumber: Tajukrakyat.com

Komentar (0)

Beranda Cari Gelap Atas