Rico Waas Buka Musda IX MUI Medan : Pemko Tak Campuri Proses Pemilihan
TajukRakyat.com,Medan - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) IX MUI Kota Medan.
Pembukaannya di aula kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jalan Nusantara, Kelurahan Kota Matsum III, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan, Selasa (13/1/26).
Musda ke IX MUI Kota Medan menjadi ruang penting untuk melahirkan keputusan yang terbaik dan menentukan langkah kedepannya MUI yang relevan dengan perkembangan zaman.
Terlihat hadir, Ketua MUI Sumut, Maratua Simanjuntak, Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Prof Agus Sani, Ketua MUI Kota Medan Hasan Matsum, Anggota DPRD Kota Medan Afif Abdillah, dan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak.
Terlihat juga para perwakilan Forkopimda Kota Medan, dan tokoh masyarakat Rahmat Shah.
Musda Lahirkan Keputusan Yang Baik
"Musda ini diharapkan dapat melahir keputusan yang berdampak baik untuk keberlanjutan organisasi yang membawa nilai-nilai keislaman", kata Rico Waas yang hadir didampingi Asisten Pemerintahan dan Sosial Muhammad Sofyan, Kaban Kesbangpol Andi Mario, dan Plt Kabag Kesra, Agus Suriyono.
Dengan digelarnya Musda IX MUI Kota Medan, Rico Waas menyampaikan ucapan selamat bermusyawarah kepada seluruh peserta Musda.
Apapun hasil Musda nantinya dapat kita terima dan jalankan programnya.
"Pemko Medan tidak akan mencampuri proses maupun hasil Musda, termasuk dalam pemilihan Ketua MUI Kota Medan periode berikutnya. Seluruh keputusan sepenuhnya menjadi kewenangan MUI Kota Medan," tandasnya.
Tantangan Kedepan Semakin Besar
Menurut Rico Waas tantangan kita ke depan semakin besar.
Perubahan sosial yang bergerak cepat, kemajuan teknologi, serta derasnya arus informasi di media sosial telah mempengaruhi cara berpikir dan bersikap masyarakat, khususnya generasi muda.
"Oleh karena itu, MUI dituntut untuk lebih adaptif dan mampu menghadirkan solusi yang baik. MUI juga memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai pendidikan, etika, dan moral di tengah dinamika tersebut," jelas Rico Waas.
Ditambahkan Rico Waas, MUI memiliki tanggung jawab besar dalam merawat generasi muda agar tetap memiliki pegangan nilai keagamaan di tengah perubahan yang serba cepat.
Oleh karena itu pentingnya regenerasi ulama dengan lahirnya figur-figur tokoh agama muda yang dapat menjadi teladan dan dekat dengan generasi muda.
MUI diajak Bersinergi dengan TNI-Polri
Selanjutnya, Rico Waas mengajak MUI untuk terus bersinergi dengan pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kondusivitas Kota Medan.
Kolaborasi tersebut dinilai penting, terutama dalam menghadapi persoalan sosial seperti kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba.(ril)
Komentar (0)