Rico Waas Pimpin Upacara Peringatan HAB ke-80 : Momentum Memperkuat Komitmen Dalam Merawat Kerukunan

Rico Waas Pimpin Upacara Peringatan HAB ke-80 : Momentum Memperkuat Komitmen Dalam Merawat Kerukunan

TajukRakyat.com,Medan - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke- 80 tingkat Kota Medan yang digelar Kementerian Agama Kota Medan di lapangan Asrama Haji Medan, Sabtu (3/1/2025).

'Umat Rukun dan Sinergi'

Tema acara 'Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju' dihadiri Kakankemenag Kota Medan, Impun Siregar, unsur Forkopimda Kota Medan, Segenap Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemko Medan, diantaranya Aspemsos, Muhammad Sofyan, dan Kadis Sosial Khoiruddin Rangkuti.

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar dalam sambutannya yang dibacakan Wali Kota Medan Rico Waas menekankan peringatan Hari Amal Bakti ke-80 bukan sekedar refleksi perjalanan kelembagaan, tetapi momentum memperkuat komitmen Kemenag dalam merawat kerukunan dan menghadirkan manfaat nyata bagi umat.

Disampaikan Rico Waas, kerukunan bukan hanya ketiadaan konflik, melainkan energi kebangsaan yang lahir dari sinergi perbedaan untuk mendorong kemajuan bangsa.

Peran Strategi Kemenang 

"Peran strategis Kemenag sebagai penjaga nalar agama dalam bingkai kebangsaan, yang diwujudkan melalui penguatan pendidikan keagamaan, pemberdayaan ekonomi umat, layanan keagamaan berbasis digital, serta pengembangan program kerukunan yang berdampak langsung di tengah masyarakat", kata Rico Waas.

Dijelaskan Rico Waas, Delapan puluh tahun perjalanan ini menegaskan bahwa Kementerian Agama didirikan sebagai penjaga nalar agama dalam bingkai kebangsaan.

Kini, peran tersebut semakin luas dan semakin krusial : meningkatkan kualitas pendidikan agama dan keagamaan, merawat kerukunan umat beragama yang berlandaskan cinta kemanusiaan, memberdayakan ekonomi umat, serta memastikan agama hadir sebagai sumber solusi bagi persoalan bangsa.

"Sepanjang tahun 2025, kita telah bekerja keras membangun fondasi "Kemenag Berdampak." Kita membuktikan bahwa semangat ini bukan sekadar slogan, melainkan kerja nyata yang hasilnya mulai dirasakan oleh umat. Transformasi digital yang kita lakukan secara masif telah menghadirkan layanan keagamaan yang lebih dekat, transparan, dan cepat", jelasnya.

Kemenang Perkuat Fondasi Ekonomi Umat

Menurut Rico Waas, Kementerian Agama juga memperkuat fondasi ekonomi umat melalui ribuan pesantren, pemberdayaan ekonomi sosial keagamaan, seperti zakat, wakaf, infak, sedekah, diakonia, derma/kolekte, dana punia, dana Paramita, dan dana kebajikan. Program-program tersebut tidak hanya mendorong kemandirian lembaga keagamaan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat secara umum.

"Di bidang pendidikan, madrasah, sekolah keagamaan, dan perguruan tinggi keagamaan kita terus menunjukkan peningkatan kualitas hingga tidak lagi dipandang sebagai pilihan kedua. Inovasi kurikulum dan penguatan sarana prasarana telah menempatkan institusi pendidikan Kementerian Agama sejajar dengan standar pendidikan lain, bahkan ada yang melebihinya", ungkap Rico Waas.

Peringatan HAB diawali upacara bendera, pemberian pengharga kepada ASN di lingkungan kemenag, dan atraksi marching band.(ril)

 

Reporter: Keisa | Editor: Keisa | Sumber: Tajukrakyat.com

Komentar (0)

Beranda Cari Gelap Atas