Seorang Jukir Terkapar Disiram Air Panas, Pelaku Babak Belur Dihajar Warga
Dalam video yang viral itu, disebutkan bahwa peristiwa terjadi di Jalan Marelan Raya, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Senin (1/6/2026) kemarin.
Narasi yang beredar, bahwa pria yang terkapar itu adalah pelaku penyiraman air keras ke seorang juru parkir atau jukir.
[irp]
Namun, informasi itu dibantah Kapolsek Medan Labuhan, AKP D. Raja Putra Napitupulu.
Raja mengatakan, bahwa cairan yang disiramkan bukan air keras, tapi air panas.
"Terkait air yang disiram itu, sejauh ini bukan air keras melainkan air panas," kata Raja pada wartawan, Kamis (4/6/2026).
[irp]
Ia mengatakan, saat ini pelaku penyiraman air panas sudah diamankan di Polsek Medan Labuhan.
Sementara itu, korban yang mengalami luka akibat siraman air panas dirawat di Rumah Sakit Eshum, Medan.
Kronologis Kejadian
Lurah Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan, Zumirel Ady Shah Putra sempat memberikan informasi kronologis kejadian.Sebelum penyiraman terjadi, pelaku datang ke lokasi menemui si tukang parkir.
[irp]
"Keduanya saling kenal," kata Zumirel.
Ketika bertemu, korban sempat mengejek dan memukul kepala pelaku.
Alasannya, korban kesal, karena pelaku tak kunjung membayar utangnya.
"Informasi yang kami terima, si pelaku ini punya utang ke tukang parkir. Sudah lama tak bayar," kata Zumirel.
[irp]
Lantaran tak terima kepalanya dipukul, pelaku kemudian membawa air panas dan menyiramkannya ke arah korban.
Korban yang terkena siraman itu menjerit kesakitan.
Selanjutnya, warga yang ada di lokasi kemudian menolong korban.
Namun, ada warga lain yang lantas menghajar pelaku hingga babak belur terkapar di tanah.
Videonya lantas viral di media sosial dan menuai beragam respon dari masyarakat.(rio)
Komentar (0)