Viral Fenomena Matahari Merah Menyala, BMKG: Pengaruh Partikel di Atmosfer
Foto: fenomena matahari merah
TajukRakyat.com,Medan,- Beberapa waktu belakangan ini media sosial dihebohkan dengan kemunculan fenomena matahari merah menyala.
Ada beberapa foto dan video yang diunggah warganet ke Instagram, Facebook, TikTok dan juga Threads.
Dengan cepat, fenomena ini pun viral di media sosial.
Mulanya, warganet menyebut bahwa fenomena ini terjadi di Kota Medan.
Tapi ternyata, fenomena serupa juga dapat dilihat di beberapa wilayah Indonesia.
Merespon hal tersebut, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan, Hendro Nugroho angkat bicara.
Hendro bilang, bahwa kemunculan matahari merah menyala itu karena faktor alami.
"Secara meteorologis, fenomena ini bisa terjadi karena adanya partikel di atmosfer, seperti aerosol, debu, maupun asap yang memengaruhi proses perambatan cahaya matahari," kata Hendro, Senin (7/9/2026).
Ia menjelaskan, partikel-partikel tersebut memicu penyebaran cahaya biru lebih banyak, sehingga cahaya yang sampai ke mata manusia didominasi warna merah atau jingga.
"Efeknya akan semakin terlihat ketika posisi matahari masih rendah, seperti pada pagi atau sore hari," kata Hendro.
Oleh karena itu, ia pun menegaskan, bahwa matahari yang tampaknya merah menyala itu bukan karena adanya perubahan warna.
"Fenomena matahari tampak merah yang terlihat masyarakat Medan kemarin pada dasarnya merupakan efek optik atmosfer," kata Hendro.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak panik.
Sebab, menurutnya, ini adalah fenomena biasa karena faktor partikel di atmosfer.(rio)
Komentar (0)