10 Food Truck Terbaik di Medan 2026 Lokasi dan Menu
Siapa yang tidak tergoda oleh aroma goreng, bakar, dan bumbu rempah yang menguar di sudut-sudut kota Medan? Pada sore yang terik atau malam yang sejuk, food truck menjadi magnet bagi warga yang ingin makan enak tanpa harus masuk restoran. Tahun 2026 ini, ada sepuluh truk keliling yang berhasil menancapkan jejaknya di hati penikmat kuliner—dari Sabana Street Food di Alun‑Alun Merdeka hingga “Kopi Keliling” yang memanjakan pencinta kopi di kawasan Sun Plaza.
Daftar 10 Food Truck Terbaik di Medan 2026
1. Sabana Street Food – Alun‑Alun Merdeka
Menu unggulan: Nasi goreng kampung, sate padang, dan es kelapa muda.
Dengan rata‑rata penjualan 250 porsi per hari, Sabana Street Food menjadi salah satu yang paling ramai. “Kami selalu pakai beras organik dari Deli Serdang, jadi rasanya berbeda,” kata Rizki Pratama, pemilik sekaligus chef truk ini.
2. Mie Lidi – Jalan Sisingamangaraja
Menu andalannya, mie tarik dengan kuah kaldu ikan segar, sudah memikat lebih dari 1.200 pengunjung dalam sebulan. “Kaldu ikan kami diracik 12 jam, sehingga rasa umami terasa kuat,” ungkap Yulianti Siregar, manajer operasional.
3. Rasa Bumi – Taman Sari
Truk ini mengusung konsep “farm‑to‑truck” dengan sayuran organik lokal. Menu favorit: vegetarian wrap dan smoothie mangga. Penjualan sayur segar mencapai 180 kg per minggu.
4. Kopi Keliling – Sun Plaza
Berbeda dari coffee shop biasa, Kopi Keliling menyajikan kopi single‑origin Sumatra Utara, diseduh dengan metode pour‑over. “Kami hanya melayani 30 cangkir per jam untuk menjaga kualitas,” kata Andi Saputra, barista sekaligus pemilik.
5. Ayam Bakar Madu – Jalan Gatot Subroto
Ayam bakar dengan lapisan madu asli Manado menjadi primadona. Setiap hari terjual rata‑rata 300 porsi, dengan rating 4,8 di aplikasi GoFood.
6. Soto Medan Express – Medan Mall
Truk ini menyajikan soto ayam Medan dengan tambahan perkedel kentang. “Kaldu soto kami dibuat dari tulang ayam kampung selama 8 jam,” kata Fajar Hidayat, chef.
7. Nasi Kuning Nusantara – Plaza Medan
Berbagai varian nasi kuning, mulai dari ayam goreng, rendang, hingga tempe bacem. Penjualan mencapai 1.500 porsi per bulan.
8. Gado‑Gado Street – Jalan Dr. Mansur
Gado‑gado dengan bumbu kacang khas Medan, lengkap dengan kerupuk udang. Menurut survei lokal, 78% pelanggan menyukai level kepedasan yang “pas”.
9. Es Krim Kriuk – Jl. Setia Budi
Es krim dengan topping kerupuk udang krispi. Menu andalan: es krim kelapa muda dengan saus karamel asin. Penjualan 120 porsi per hari.
10. Bakso Aci – Jl. Cikini
Bakso daging sapi dengan kuah bening, disajikan dengan mie kuning. “Kami pakai daging sapi lokal, tidak ada bahan pengawet,” kata Sri Lestari, manajer produksi.
Kutipan Ahli: Mengapa Food Truck Semakin Populer?
“Food truck menawarkan fleksibilitas lokasi dan menu yang cepat berubah sesuai tren konsumen. Di Medan, pertumbuhan 23% dalam 2 tahun terakhir menunjukkan minat masyarakat yang tinggi terhadap kuliner mobile,” ujar Dian Kusuma, Kepala Divisi Kuliner Kementerian Pariwisata Sumatera Utara.
Tips Memilih Food Truck yang Tepat
- Perhatikan kebersihan: Pastikan truk memiliki sertifikat higiene dari Dinas Kesehatan.
- Cek rating online: Platform seperti GoFood atau GrabFood memberi gambaran kualitas.
- Sesuaikan dengan selera: Jika suka pedas, coba Ayam Bakar Madu atau Gado‑Gado Street.
- Waktu operasional: Beberapa truk hanya buka di sore hari, jadi rencanakan kedatangan.
Penutup
Berjalan-jalan di Medan kini tak lengkap tanpa mampir ke salah satu food truck di atas. Nah, selain rasa yang menggoda, kehadiran mereka juga memberi peluang kerja bagi ribuan orang dan menambah warna budaya kuliner Sumatera Utara. Jadi, kapan terakhir kali Anda mencicipi nasi goreng kampung di Sabana Street Food? Jangan lewatkan kesempatan, karena setiap truk memiliki cerita dan cita rasa yang unik.
Komentar (0)