Kinerja 100 Hari, Polrestabes Medan Ungkap 33 Kasus Judi, 62 Orang Ditahan

Kinerja 100 Hari, Polrestabes Medan Ungkap 33 Kasus Judi, 62 Orang Ditahan

TajukRakyat.com,Medan - 100 hari kinerja, Polrestabes Medan mengungkap 33 kasus judi dengan 62 orang tersangka yang sudah ditahan.

Hal itu disampaikan Kapolrestabes Medan Jean Calvijn Simanjuntak didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Medan Bayu Putro Wijayanto, Kasi Humas AKP Nover Gultom dan Kanit Pidum, Iptu M Hafizullah saat paparan kasus, Jumat (13/2/26).

33 Kasus dengan 3 Modus

Kapolrestabes menjelaskan dari 33 kasus yang diungkap, pihaknya mengklasifikasikan ke dalam tiga modus operandi, yakni judi online, judi mesin darat, dan judi togel.

“Untuk judi online terdapat 18 kasus dengan 22 tersangka. Judi mesin darat 9 kasus dengan 31 tersangka, dan judi togel 6 kasus dengan 9 tersangka,” ujar Kombes Pol Calvijn.

Dalam pengungkapan judi online, para tersangka diketahui menggunakan perangkat handphone maupun device lain, baik milik pribadi maupun yang telah disiapkan oleh bandar di lokasi tertentu.

Bandar Siapkan Aplikasi Judi Online

Modus terbaru, kata dia, para pemain tidak lagi memakai aplikasi di ponsel pribadi, melainkan memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan bandar di tempat perjudian tersebut.

Sementara itu, untuk judi mesin darat, terdapat tiga jenis mesin yang diamankan, yakni tembak ikan, dingdong, dan jackpot.

Secara keseluruhan, terdapat 85 unit mesin judi darat yang diamankan.

“Sebanyak 26 unit saat ini dalam proses penyidikan. Sementara 59 unit lainnya ditemukan dalam kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) melalui penggerebekan gabungan bersama polsek jajaran, Polda, TNI, Pemda, hingga BNN,” jelasnya.

Kapolrestabes menyebutkan temuan mesin judi darat paling banyak di kawasan Jermal yang selama ini dikenal sebagai lokasi maraknya praktik perjudian dan narkoba.

Ngubah Jermal Jadi Kawasan Bersih dari Aktivitas Ilegal

Pihaknya berkomitmen melakukan penindakan tegas untuk mengubah kawasan tersebut menjadi wilayah yang bersih dari aktivitas ilegal.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat Jermal dan sekitarnya yang mendukung upaya kepolisian. Kami percaya masih banyak warga yang ingin wilayahnya bersih dari perjudian dan narkoba,” tegasnya.

Adapun untuk perjudian jenis togel, terdapat 6 kasus dengan 9 tersangka yang berhasil diungkap.

Wilayah dengan pengungkapan terbanyak selama 100 hari terakhir yakni Kecamatan Percut Sei Tuan, disusul Kecamatan Pancur Batu, dan Kecamatan Medan Barat.

Kapolrestabes juga menegaskan adanya keterkaitan antara praktik perjudian dan peredaran narkoba di sejumlah lokasi.

Berdasarkan hasil penyidikan, di beberapa barak ditemukan aktivitas perjudian yang berdampingan dengan peredaran narkotika.

Dimana Ada Judi, Disitu Ada Narkoba

“Di mana ada perjudian, sering kali di situ juga ditemukan narkoba. Atau sebaliknya, lokasi narkoba disisipi mesin perjudian. Ini berdasarkan fakta yang kami tuangkan dalam berita acara pemeriksaan,” ungkapnya.

Selain para tersangka dan mesin judi, polisi turut mengamankan barang bukti berupa 404 koin jackpot, buku catatan, kalkulator, serta sejumlah perangkat handphone yang digunakan dalam jaringan perjudian.

Polrestabes Medan menegaskan komitmennya untuk terus melakukan penindakan terhadap segala bentuk perjudian dan kejahatan yang merusak generasi bangsa, sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah hukumnya.(saka)

 

Reporter: Keisa | Editor: Keisa | Sumber: Tajukrakyat.com

Komentar (0)

Beranda Cari Gelap Atas