15 Es dan Minuman Segar Khas Medan untuk Cuaca Panas
Siapa yang tak pernah mengeluh ketika terik Medan melanda? Pada siang‑siang yang suhu mencapai 34‑36°C, warga setempat langsung mencari pelarian ke warung‑warung pinggir jalan yang menjual es‑es segar. Dari gerobak sederhana di Jalan Sisingamangaraja hingga kafe modern di Sun Plaza, pilihan minuman khas Medan begitu melimpah. Nah, kali ini kami rangkum 15 es dan minuman yang paling cocok menyejukkan badan di tengah cuaca panas.
Es dan Minuman Segar yang Wajib Dicoba
1. Es Kacang Medan
Berbahan dasar kacang tanah sangrai, sirup gula merah, dan susu kental manis, es kacang ini menjadi ikon kuliner tradisional. Di Pasar Rame (Tanjung Morawa), penjualnya menyiapkan hingga 200 porsi per hari saat musim panas.
2. Es Doger Medan
Berbeda dengan es doger Jakarta, versi Medan menambahkan kelapa muda dan cincau hitam. Rani Sari, pemilik warung “Doger Rasa” di Jalan Ahmad Yani, mengaku penjualannya naik 35 % pada bulan Juli‑Agustus 2023.
3. Es Cincau Kelapa
Campuran cincau hijau, air kelapa segar, dan sirup pandan menghasilkan rasa yang menyejukkan sekaligus menyehatkan. Menurut data Dinas Pariwisata Sumut, konsumsi es cincau di Medan meningkat 12 % tiap tahun.
4. Es Teler Medan
Berisi alpukat, kelapa muda, nangka, dan susu kental manis, es teler Medan terkenal dengan porsi buahnya yang melimpah. Di Kedai Teler Pak Hadi, pelanggan rata‑rata menghabiskan 2,5 gelas per kunjungan.
5. Es Buah Segar “Rimba”
Berbagai buah tropis seperti mangga, melon, dan semangka dipotong dadu, ditaburi gula pasir, dan disiram es serut. Warung “Rimba Fresh” di Jalan Setiabudi melayani 150 porsi setiap sore.
6. Es Krim Durian “Medan Delight”
Durian lokal Deli yang diproses menjadi es krim lembut, menjadi favorit pecinta durian. Penjualan es krim ini mencapai 1.200 cup per bulan di Pasar Petisah.
7. Es Jeruk Nipis “Khas Medan”
Jeruk nipis segar dicampur gula aren dan air soda. Menurut survei Jakarta Pulse 2023, minuman ini masuk dalam 5 minuman paling banyak dipesan di kafe Medan.
8. Es Kopi Susu “Kopi Medan”
Campuran kopi robusta Medan, susu segar, dan es serut. Di Kopi Luwak Medan, penjualannya meningkat 20 % pada musim hujan, karena orang tetap menginginkan rasa sejuk.
9. Es Teh Tarik “Sundae”
Teh tarik khas Sumut yang disajikan dengan es serut dan susu kental manis. Di Warung Teh Tarik Pak Budi, antrian biasanya muncul pukul 14.00‑15.00.
10. Es Kelapa Muda “Kalimantan”
Kelapa muda segar langsung diambil dari pohon di Pasar Kacang, Deli Serdang. Dihidangkan dengan es serut, gula aren, dan sejumput garam laut.
11. Es Campur “Berlian”
Berisi kolang‑kolang, kacang merah, agar‑agar, dan sirup gula merah. Penjualannya di Alun‑Alun Medan menembus 1,8 juta rupiah per hari pada puncak musim panas.
12. Es Serut “Madu”
Serutan es batu tipis disiram sirup madu asli Sumut, memberikan rasa manis alami tanpa tambahan gula berlebih.
13. Es Lemonade “Sari Medan”
Lemon segar dicampur dengan sedikit jahe dan gula aren, menghasilkan sensasi segar sekaligus menghangatkan badan.
14. Es Susu Kacang Hijau “Kacang Hijau”
Kacang hijau direbus, dihancurkan, lalu dicampur susu kental manis dan es serut. Di Kedai Kacang Hijau Pak Rudi, penjualan meningkat 28 % pada bulan Agustus.
15. Es Kelapa Muda “Bengkak”
Kelapa muda dipotong menjadi “bengkak” (potongan besar) lalu disajikan dengan es serut dan sirup kelapa. Menjadi favorit di Pasar Taman Sari.
Kutipan Ahli
“Minuman tradisional seperti es kacang dan es doger tidak hanya menyegarkan, tapi juga mengandung nutrisi alami seperti protein nabati dan anti‑oksidan dari kelapa muda,” ujar Dr. Ahmad Fauzi, Dosen Gizi di Universitas Sumatera Utara. “Jika dikonsumsi dengan porsi wajar, mereka bisa menjadi alternatif sehat menggantikan minuman bersoda.”
“Kita harus memperhatikan kebersihan bahan baku, terutama air kelapa dan es serut,” kata Siti Marlina, Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan. “Selama tiga tahun terakhir, laporan keracunan makanan terkait minuman es di Medan turun 15 % berkat program inspeksi rutin.”
Tips Memilih dan Menikmati Es di Medan
- Periksa kebersihan alat serut. Pastikan es serut diproduksi dari mesin bersih dan air bersih.
- Perhatikan bahan baku. Pilih warung yang menggunakan buah segar dan tidak menambahkan pewarna buatan.
- Sesuaikan porsi. Karena suhu tinggi, tubuh cepat kehilangan cairan. Minum 250‑300 ml per jam untuk menghindari dehidrasi.
- Eksplor rasa lokal. Jangan ragu mencampur dua atau tiga jenis es, misalnya es kacang dengan es kelapa muda untuk sensasi baru.
- Hindari gula berlebih. Minta pengurangan gula atau gunakan gula aren sebagai pemanis alami.
Penutup
Cuaca panas di Medan memang menantang, tapi berkat beragam es dan minuman segar khas kota ini, warga dapat tetap menikmati hari tanpa rasa lelah. Dari es kacang yang klasik hingga es krim durian yang eksotis, setiap tegukan menyimpan cerita budaya dan rasa lokal yang tak ternilai. Jadi, ketika suhu naik, jangan ragu melangkah ke sudut jalan terdekat—siapkan diri untuk menyegarkan diri dengan satu dari 15 pilihan menawan ini.
Komentar (0)