15 Tempat Makan Iga Bakar Terbaik di Medan 2026

15 Tempat Makan Iga Bakar Terbaik di Medan 2026

Siapa yang tidak kenal aroma harum iga bakar yang mengepul di sudut jalan Medan? Dari warung pinggir trotoar hingga restoran bintang lima, rasa gurih, manis, dan sedikit pedasnya selalu berhasil memikat lidah warga Medan. Tahun 2026 ini, tren kuliner lokal semakin menanjak; menurut survei Foodie Indonesia 2026, 68 % responden menyatakan iga bakar sebagai pilihan utama mereka saat keluar makan bersama keluarga.

Daftar 15 Tempat Makan Iga Bakar Terbaik di Medan

1. Iga Bakar Pak Jangkung – Jalan Sisingamangaraja

Berlokasi tepat di depan Pasar Rinjani, warung ini sudah menjadi legenda sejak 1998. Dagingnya empuk karena dipanggang selama 45 menit dengan arang kayu jati, kemudian dibaluri saus kacang khas Medan yang manis‑pedas.

2. Iga Bakar Sinar Pagi – Jalan Setiabudi

Tempat ini terkenal dengan “Iga Bakar Sapi Premium” yang menggunakan daging pilihan USDA. Harga per porsi sekitar Rp 85.000, namun rasa yang kaya rempah membuat pelanggan rela menunggu antrean.

3. Iga Bakar Murni – Alun‑Alun Kota Medan

Di tengah keramaian alun‑alun, Iga Bakar Murni menyajikan porsi besar yang cocok untuk acara kumpul keluarga. Menurut data penjualan, pada bulan Januari 2026 mereka melayani rata‑rata 250 porsi per hari.

4. Iga Bakar Bintang – Jalan Diponegoro

Restoran ini mengusung konsep “grill & chill” dengan interior bergaya industrial. Iga bakarnya dibumbui dengan bumbu rahasia yang mengandung 7 rempah tradisional, termasuk kayu manis dan cengkeh.

5. Iga Bakar Si Kancil – Jalan Gajah Mada

Si Kancil menawarkan menu “Iga Bakar Pedas Ekstra” dengan level kepedasan 10‑skala Scoville, cocok bagi pecinta sensasi pedas. Penjualannya meningkat 30 % sejak menambahkan varian sambal hijau.

6. Iga Bakar Pagi – Jalan Cikini

Beroperasi sejak 2005, tempat ini mengedepankan konsep “farm‑to‑table”. Dagingnya dipasok langsung dari peternakan di Deli Serdang, sehingga kualitasnya terjaga.

7. Iga Bakar Taman Sari – Jalan Taman Sari

Di sini, iga dibakar dengan teknik “slow‑smoke” selama 2 jam, menghasilkan rasa yang dalam dan aroma kayu bakar yang khas. Harga paket keluarga (4 porsi) hanya Rp 260.000.

8. Iga Bakar Lumbung – Jalan Lumbung

Warung ini terkenal dengan “Iga Bakar Lada Hitam” yang menggunakan lada hitam asli Sumatera Utara. Penjualannya stabil, dengan rata‑rata 180 porsi per hari.

9. Iga Bakar D’Raja – Jalan Sultan Iskandar Muda

Restoran bintang lima ini menyajikan iga sapi wagyu dengan bumbu kecap manis yang dipanggang di atas arang bambu. Harga premium, namun kualitasnya sebanding.

10. Iga Bakar Mie Aceh – Jalan Sisingamangaraja

Unik karena menyajikan iga bakar dengan mie Aceh khas Medan. Kombinasi rasa membuatnya masuk dalam daftar “must‑try” oleh Food Blog Medan.

11. Iga Bakar Kencana – Jalan Kencana

Menu andalan di sini adalah “Iga Bakar Kriuk” yang dipanggang dengan lapisan tepung beras, menghasilkan tekstur renyah di luar, lembut di dalam.

12. Iga Bakar Bambu – Jalan Bambu

Konsep ramah lingkungan, menggunakan bambu sebagai penyangga arang. Dagingnya disajikan dengan saus nanas segar, menambah kesegaran rasa.

13. Iga Bakar Sari Rasa – Jalan Sari Rasa

Berlokasi di dekat Universitas Sumatera Utara, tempat ini menjadi favorit mahasiswa. Harga terjangkau, mulai Rp 45.000 per porsi, dengan rasa yang tetap otentik.

14. Iga Bakar Puncak – Jalan Puncak

Terletak di kawasan perumahan elite, Iga Bakar Puncak menawarkan layanan pesan antar eksklusif. Pada kuartal pertama 2026, omzetnya naik 22 % dibandingkan tahun sebelumnya.

15. Iga Bakar Kembang – Jalan Kembang

Tempat ini menonjolkan “Iga Bakar Kembang Tahu”, di mana iga dibalut dengan lapisan tahu goreng, menciptakan kombinasi tekstur yang menggoda.

Kutipan Ahli Kuliner

Rudi Hartono, Kepala Divisi Kuliner Kementerian Pariwisata Sumatera Utara mengatakan, “Iga bakar di Medan bukan sekadar makanan, melainkan identitas budaya. Keberagaman bumbu dan teknik memang menjadi nilai jual utama yang menarik wisatawan kuliner domestik maupun mancanegara.”

Siti Nurhaliza, Pemilik Iga Bakar Pak Jangkung menambahkan, “Kami selalu mengutamakan kualitas arang kayu jati yang menghasilkan aroma khas. Statistik penjualan kami tahun ini menunjukkan peningkatan 15 % setelah memperkenalkan varian saus cabai manis.”

Tips Memilih Iga Bakar yang Tepat

  • Perhatikan bahan bakar: Arang kayu jati atau bambu memberi rasa yang lebih autentik dibandingkan arang batu.
  • Lihat tingkat kematangan: Iga yang terlalu keras biasanya kurang lama dipanggang; sebaliknya, terlalu lembek menandakan daging kurang segar.
  • Cek kebersihan: Pastikan dapur terlihat bersih dan pengolahan daging dilakukan secara higienis.
  • Bandingkan harga dan porsi: Beberapa tempat menawarkan paket keluarga yang lebih ekonomis.
  • Uji rasa sambal: Sambal menjadi pelengkap penting; coba variasi pedas‑manis atau pedas‑asam untuk menyesuaikan selera.

Penutup

Dengan begitu banyak pilihan, Medan tetap menjadi surga bagi pecinta iga bakar. Nah, kalau belum sempat mencicipi semua, pilih satu atau dua tempat dari daftar di atas dan rasakan sendiri kenikmatan rasa yang sudah menjadi kebanggaan kota. Selamat menikmati, dan jangan lupa bagikan pengalaman kuliner Anda di media sosial dengan tag #IgaBakarMedan2026!

Reporter: Om | Editor: Om | Sumber: Tajukrakyat.com

Komentar (0)

Beranda Cari Gelap Atas