Cara Daftar BPJS Kesehatan untuk Anak Kuliah 2026
Bayangkan kamu baru saja menandatangani KTP mahasiswa, menyiapkan buku kuliah, dan tiba‑tiba diingatkan bahwa biaya kesehatan tetap harus dipikirkan. Nah, bagi ribuan mahasiswa di Sumatera Utara, terutama yang baru masuk ke kampus di Medan, Binjai, atau Tanjungbalai, pertanyaan “Bagaimana cara daftar BPJS Kesehatan untuk anak kuliah?” sudah menjadi agenda utama menjelang semester baru 2026.
Kenapa BPJS Kesehatan Penting untuk Mahasiswa?
Menurut Kementerian Kesehatan, pada akhir 2025 tercatat sekitar 1,3 juta mahasiswa yang sudah terdaftar BPJS Kesehatan, naik 12 % dibanding tahun sebelumnya. Angka ini menunjukkan kesadaran yang semakin tinggi akan pentingnya perlindungan kesehatan, terutama di kalangan generasi muda yang seringkali mengabaikan biaya pengobatan karena anggaran terbatas.
Sayangnya, masih banyak mahasiswa yang belum mengerti cara pendaftaran yang tepat. Padahal, dengan menjadi peserta BPJS, mereka tidak hanya mendapat layanan medis di RSUD Haji Adam Malik Medan, tetapi juga di puskesmas kampus seperti Puskesmas Universitas Sumatera Utara (USU) yang menyediakan layanan gigi, mata, dan kesehatan reproduksi secara gratis.
Persyaratan Utama
- Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) yang masih aktif.
- KTP elektronik atau Kartu Keluarga (KK) orang tua/wali.
- Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) bila ada.
- Rekening bank (BCA, Mandiri, BNI, atau BRI) untuk pembayaran iuran bulanan.
Langkah-Langkah Daftar BPJS Kesehatan untuk Anak Kuliah 2026
1. Via Aplikasi Mobile JKN
Metode ini paling praktis, terutama bagi mahasiswa yang selalu membawa smartphone. Berikut urutannya:
- Unduh aplikasi JKN dari Google Play atau App Store.
- Buka aplikasi, pilih “Daftar Baru” → “Mahasiswa”.
- Masukkan data diri: NIK, nama lengkap, tanggal lahir, serta nomor KTM.
- Upload foto KTP orang tua/wali dan KTM sebagai bukti.
- Pilih paket “Mahasiswa” dengan iuran Rp 15.000 per bulan (tarif subsidi 2026).
- Setujui pembayaran otomatis lewat rekening bank yang sudah terdaftar.
- Setelah verifikasi, kartu BPJS akan dikirim ke alamat rumah atau dapat di‑download sebagai e‑Kartu.
Yang menarik, aplikasi JKN kini menampilkan fitur “Live Chat” untuk membantu mahasiswa yang mengalami kendala teknis.
2. Via Kantor BPJS di Medan
Jika kamu lebih suka urusan langsung, kunjungi Kantor BPJS Kesehatan Cabang Medan yang berlokasi di Jalan Pangeran Diponegoro No. 20, dekat Stasiun Medan Kota. Berikut langkahnya:
- Datang dengan membawa semua dokumen persyaratan (KTM, KTP, KK, dan rekening).
- Ambil nomor antrian di loket “Mahasiswa”.
- Isi formulir pendaftaran yang disediakan petugas.
- Serahkan dokumen, lalu tunggu proses verifikasi (biasanya 15‑30 menit).
- Setelah disetujui, kamu akan menerima Kartu BPJS fisik dan bukti pembayaran iuran pertama.
“Biasanya proses di kantor tidak lama, kecuali ada antrian panjang pada hari Senin,” ujar Budi Hartono, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Medan. “Kami sarankan mahasiswa datang pada hari Selasa atau Rabu untuk menghindari kepadatan.”
Kutipan Ahli
“Mahasiswa yang aktif berolahraga dan ikut kegiatan organisasi kampus cenderung lebih sadar akan pentingnya asuransi kesehatan. BPJS Kesehatan memberikan rasa aman, terutama ketika harus mengunjungi rumah sakit di luar kota untuk perawatan khusus,” kata Dr. Rina Sari, Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.
Tips Praktis Agar Pendaftaran Lancar
- Periksa masa berlaku KTM sebelum memulai proses; pastikan masih aktif.
- Gunakan jaringan internet stabil saat mengunggah dokumen di aplikasi JKN.
- Catat nomor antrian dan nama petugas di kantor BPJS untuk memudahkan tindak lanjut.
- Jika iuran belum terpotong otomatis, hubungi bank atau layanan pelanggan BPJS dalam 3 hari kerja.
- Setelah terdaftar, simpan bukti pembayaran dan foto kartu BPJS di ponsel sebagai cadangan.
Penutup
Dengan langkah-langkah di atas, mahasiswa 2026 di Sumatera Utara tidak perlu lagi bingung mengurus BPJS Kesehatan. Baik lewat aplikasi JKN yang serba cepat, maupun melalui kantor BPJS di Medan, prosesnya cukup sederhana asalkan dokumen lengkap dan mengikuti prosedur yang tepat. Ingat, kesehatan adalah investasi jangka panjang—dan BPJS Kesehatan adalah jaminan yang dapat diandalkan selama masa kuliah maupun setelah lulus.
Komentar (0)