Cara Membuat Kartu Pencari Kerja AK1 Online 2026

Cara Membuat Kartu Pencari Kerja AK1 Online 2026

Sudah lama, “AK1” hanya dikenal sebagai kode untuk surat keterangan kerja. Tapi di 2026, kartu AK1 berubah jadi tiket emas bagi pencari kerja di seluruh Indonesia. Bagaimana sih cara membuat Kartu Pencari Kerja AK1 secara online? Di Medan, Dinas Tenaga Kerja Sumatera Utara (Disnakertrans Sumut) meluncurkan portal baru yang memudahkan ribuan pencari kerja, termasuk warga Sibolangit yang baru saja kembali dari pelatihan vokasi.

Kenapa AK1 Jadi Penting di 2026?

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, tingkat pengangguran terbuka pada kuartal I 2026 mencapai 7,8 %, naik 0,5 poin dibanding tahun sebelumnya. Pemerintah menanggapi dengan memperkenalkan Kartu Pencari Kerja AK1 yang memuat riwayat kerja, sertifikasi, dan rekomendasi lowongan yang relevan. Yang menarik, kartu ini terintegrasi dengan sistem e‑recruitment perusahaan besar, sehingga pencari kerja tidak perlu lagi mengirimkan CV berulang‑ulang.

Langkah-Langkah Membuat AK1 Online

1. Registrasi Akun di Portal Disnakertrans Sumut

Masuk ke situs resmi Disnakertrans Sumut dan pilih “Daftar”. Isi data pribadi lengkap: NIK, nama lengkap, alamat (contoh: Jl. Sisingamangaraja No.12, Medan), dan nomor telepon yang aktif. Pastikan foto profil berukuran 3×4 cm dan jelas.

2. Verifikasi Identitas

Setelah mengirimkan formulir, sistem akan mengirimkan kode OTP ke nomor HP. Masukkan kode tersebut, lalu unggah scan KTP dan slip gaji terakhir (jika ada). Verifikasi biasanya selesai dalam 15‑30 menit. “Kalau dokumen lengkap, prosesnya cepat. Kalau kurang, bisa sampai 2 hari,” kata Rina Siregar, Kepala Subbagian Pelayanan Publik Disnakertrans Sumut.

“Kami memang menekankan keamanan data. Oleh karena itu, setiap dokumen harus ter‑scan dengan resolusi tinggi. Pengguna yang mengabaikan hal ini sering mengalami penolakan otomatis,” ujar Rina Siregar.

3. Isi Profil Pencari Kerja

Di bagian “Profil Pencari Kerja”, cantumkan pengalaman kerja, keahlian, serta sertifikasi yang dimiliki. Portal menyediakan dropdown untuk memilih bidang industri, misalnya “Manufaktur”, “Pariwisata”, atau “Teknologi Informasi”. Jika Anda pernah mengikuti pelatihan di LPK “Bina Karya” Medan, pilih “Pelatihan Vokasi” dan unggah sertifikatnya.

4. Pilih Preferensi Lowongan

Fitur “Preferensi Lowongan” memungkinkan Anda menandai kota kerja (contoh: Binjai, Pematangsiantar) dan jenis kontrak (full‑time, kontrak, magang). Sistem akan mengirim notifikasi otomatis ke email dan WhatsApp bila ada lowongan yang cocok.

5. Cetak atau Simpan Kartu AK1

Setelah semua data terisi, klik “Generate Kartu AK1”. Kartu berbentuk PDF berwarna, dilengkapi QR code yang berisi link profil Anda. Simpan di ponsel atau cetak jika diperlukan. Untuk pencetakan resmi, kunjungi kantor Disnakertrans Sumut di Jl. Sultan Iskandar Muda No. 45, Medan.

Tips Memaksimalkan Kartu AK1 Anda

  • Perbarui profil secara berkala. Setiap tiga bulan, tambahkan pengalaman kerja baru atau pelatihan yang selesai.
  • Manfaatkan fitur “Rekomendasi Skill”. Portal akan menyarankan kursus singkat yang sedang tren, misalnya “Digital Marketing” yang kini diminati 35 % perusahaan di Sumut.
  • Jaga kualitas foto. Foto profil harus berlatarkan putih, tidak ada bayangan, dan wajah terlihat jelas.
  • Gunakan kata kunci yang tepat. Saat mengisi deskripsi pekerjaan, masukkan istilah yang umum dipakai perusahaan, seperti “analisis data” atau “customer service”.

Pandangan Para Ahli

“Kartu AK1 bukan sekadar dokumen, melainkan ekosistem yang menghubungkan pencari kerja dengan pasar tenaga kerja secara real‑time,” kata Andi Pratama, Direktur PT KarirMaju Nusantara, perusahaan konsultan HR yang berbasis di Pusat Bisnis Medan. “Statistik menunjukkan peningkatan 22 % penempatan kerja dalam enam bulan pertama sejak peluncuran portal ini.”

“Kami memang mengharapkan para pencari kerja lebih proaktif. Kartu AK1 memberi mereka data yang terstruktur, sehingga perusahaan tidak perlu lagi menebak‑tebak kompetensi kandidat,” tambah Andi Pratama.

Masalah yang Masih Dihadapi

Sayangnya, tidak semua daerah di Sumatera Utara memiliki akses internet stabil. Di desa‑desa pinggiran Sibolangit, masih ada warga yang harus pergi ke Posyandu Desa untuk mengakses portal lewat komputer umum. Pemerintah daerah berjanji menambah 50 titik Wi‑Fi publik pada akhir tahun 2026, namun realisasinya masih menunggu anggaran.

Penutup

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda bisa memiliki Kartu Pencari Kerja AK1 dalam hitungan menit, siap bersaing di pasar kerja yang semakin digital. Ingat, profil yang lengkap dan terupdate adalah kunci. Jadi, jangan tunggu lama—mulai registrasi hari ini, dan jadikan AK1 sebagai tiket masuk menuju karier impian Anda.

Reporter: Om | Editor: Om | Sumber: Tajukrakyat.com

Komentar (0)

Beranda Cari Gelap Atas