Panduan Kuliner untuk Wisatawan di Medan Itinerary 3 Hari

Berjalan-jalan di Medan tak lengkap tanpa menyantap hidangan yang sudah menjadi ikon kota ini. Pernahkah Anda mencicipi bika ambon yang legit sambil menatap menara Istana Maimun yang megah? Atau menikmati durian segar di tepi Danau Toba sebelum kembali ke pusat kota? Untuk wisatawan yang hanya punya tiga hari, kami rangkum itinerary kuliner yang memadukan rasa, sejarah, dan suasana khas Sumatera Utara.

Hari 1: Sentra Kuliner Tradisional di Jl. Sutomo

Setelah menuruni pesawat di Kualanamu International Airport, langsung meluncur ke Jl. Sutomo—jalan yang dipenuhi warung-warung legendaris. Di sini, Anda bisa mulai dengan sarapan nasi goreng Medan yang dibumbui bumbu kacang khas Deli.

Menu wajib: Bika Ambon & Soto Medan

  • Bika Ambon – kue berongga dengan tekstur lembut, biasanya dijual di toko “Ambon Bika” di sudut Jalan Cikini. Harga rata‑rata Rp 15.000 per potong.
  • Soto Medan – kuah bening beraroma rempah, dilengkapi daging sapi, perkedel, dan emping. Porsi besar di “Soto Pak Haji” hanya Rp 25.000.

“

Rasa soto Medan memang berbeda. Kuahnya tidak terlalu pedas, tapi kaya rempah seperti kayu manis dan cengkeh, cocok untuk sarapan sebelum berkeliling kota
,” ujar Ahmad Fauzi, pemilik Soto Pak Haji, yang telah melayani warga Medan sejak 1998.

Hari 2: Eksplorasi Makanan Jalanan di Merdeka Walk

Merdeka Walk, kawasan hiburan yang terletak di Jalan Sultan Iskandar Muda, menjadi magnet kuliner modern. Di sini, Anda dapat menikmati street food yang dipadukan dengan suasana musik live.

Spot foto & rasa: Martabak Manis & Es Campur

  • Martabak Manis “Murni” – lapisan cokelat, keju, dan kacang, seharga Rp 20.000 per buah.
  • Es Campur “Sundae Medan” – campuran buah tropis, kelapa muda, dan sirup gula merah, dijual Rp 15.000.

Menurut data Dinas Pariwisata Sumut, pada tahun 2023, Merdeka Walk mencatat kunjungan wisatawan domestik sebanyak 1,2 juta orang, naik 12 % dibandingkan tahun sebelumnya. “

Kami melihat tren wisatawan yang tidak hanya ingin foto, tapi juga mengeksplor rasa lokal yang kreatif. Itulah kenapa banyak vendor di Merdeka Walk yang menambahkan sentuhan modern pada makanan tradisional
,” kata Rina Sari, manajer pemasaran Merdeka Walk.

Hari 3: Makanan Khas Tionghoa di Jalan Jalan Kampung Sukajadi

Medan dikenal sebagai “Kota Kembang” dengan komunitas Tionghoa yang kuat. Jalan Kampung Sukajadi, dekat Masjid Raya Medan, menyimpan warisan kuliner Tionghoa yang sudah berusia puluhan tahun.

Keistimewaan: Babi Kecap & Kue Lapis

  • Babi Kecap “Kampung” – daging babi empuk dimasak dalam saus kecap manis, disajikan dengan nasi putih. Harga Rp 35.000 per porsi.
  • Kue Lapis “Sari Rasa” – lapisan warna-warni, tekstur kenyal, cocok sebagai penutup. Satu potong Rp 5.000.

“

Setiap resep di sini turun temurun. Kami masih pakai teknik mengukus tradisional untuk kue lapis, jadi rasanya tetap otentik meski zaman berubah
,” jelas Chen Liem, chef senior Restoran Babi Kecap Kampung, yang pernah menggelar workshop kuliner di Universitas Sumatera Utara.

Tips Praktis untuk Wisata Kuliner 3 Hari di Medan

  • Transportasi: Gunakan aplikasi ojek online atau sewa mobil dengan supir lokal; jarak antar lokasi rata‑rata 5‑10 km.
  • Waktu makan: Hindari jam makan siang (12.00‑13.30) di restoran populer, karena antrean bisa panjang.
  • Hindari makanan berlemak berlebih pada hari pertama; beri ruang bagi perut untuk menampung hidangan berat di hari kedua.
  • Pembayaran: Kebanyakan tempat menerima e‑wallet (Gopay, OVO) dengan potongan 5 %.
  • Keamanan makanan: Pastikan makanan disajikan panas dan bersih; pilih warung yang ramai pengunjung.

Penutup: Rasa Medan dalam Tiga Hari

Dengan itinerary ini, tiga hari di Medan tidak hanya memberi Anda peta rasa, tetapi juga cerita di balik setiap suapan. Dari sarapan tradisional di Jl. Sutomo, petualangan street food di Merdeka Walk, hingga warisan Tionghoa di Kampung Sukajadi, Medan menunggu untuk dijelajahi lewat lidah Anda. Jadi, siapkan kamera, perut kosong, dan semangat untuk menelusuri jejak kuliner yang tak terlupakan.

Reporter: Om | Editor: Om | Sumber: Tajukrakyat.com

Komentar (0)

Beranda Cari Gelap Atas