Rico Waas Ajak OPD Berkarya, Berinovasi, dan Bukan Sekedar Bekerja

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas ketika memimpin raker.(humas)
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas ketika memimpin raker.(humas)

TajukRakyat.com,Medan – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya perubahan cara pandang dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan kota.

Untuk itu Rico Waas mendorong seluruh OPD untuk menghadirkan pembangunan yang bernilai karya dan legasi, bukan sekadar rutinitas pekerjaan.

Hal tersebut disampaikan Rico Waas ketika memimpin Rapat Kerja (Raker) Tematik Pelaksanaan Pembangunan Kota Medan Tahun 2026 dalam rangka peningkatan layanan infrastruktur lingkungan pemukiman.

Tempatnya di ruang rapat I, Balai Kota, Selasa (20/1/26).

Pembangunan Kota Lahir dari Semangat Berkarya

Menurut Rico, pembangunan kota harus lahir dari semangat berkarya yang menyenangkan dan penuh inspirasi.

Baca Juga:  Aulia Rachman Ditunjuk Sebagai Plt Wali Kota Medan

Ia menekankan bahwa setiap program pembangunan semestinya dirancang dengan konsep yang matang, inovatif, serta memiliki daya tahan jangka panjang bagi masyarakat.

“Saya ingin dalam perencanaan pembangunan Kota itu dicari inspirasi yang menarik, menyenangkan, dan dieksekusi dengan baik. Kita ini bukan hanya mengerjakan pekerjaan, tapi membangun karya dan legasi untuk Kota Medan,” tegas Rico.

Dalam rapat yang dihadiri Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman dan segenap Pimpinan OPD, Rico Waas juga mengingatkan agar jajaran OPD tidak bekerja dalam tekanan berlebihan.

Ia menilai suasana kerja yang rileks dan positif justru akan melahirkan gagasan pembangunan yang lebih kreatif dan bernilai.

Baca Juga:  Hukum Membatalkan Salat Saat Terjadi Bencana Alam

Menurut Rico Waas dalam pembangunan harus memiliki nilai estetika, kualitas, dan efisiensi, sehingga setiap hasil pembangunan dapat dibanggakan oleh pembuatnya dan dihargai oleh masyarakat.

“Kalau nanti Bapak-Ibu lewat dan berkata ‘ini karya saya, ini bagus’, itu berarti pembangunan itu punya jiwa, karena Dibangun dengan soul,” ujarnya.

Pembangunan Cenderung Gunakan Template Lama

Lebih lanjut, Rico Waas menyoroti pola pembangunan yang masih cenderung menggunakan template lama, khususnya pada program perumahan seperti rumah layak huni.

Rico Waas mempertanyakan apakah standar pembangunan yang diterapkan saat ini benar-benar mencerminkan kualitas hunian yang baik, sehat, dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Walikota Medan Dukung Pengenalan Dunia Maritim kepada Masyarakat

“Jangan sampai kita terus mengulang pola 10 tahun lalu. Dunia desain dan pembangunan sudah berkembang. Sekarang ada konsep urban design, rumah efektif, hingga desain ramah lingkungan. Kenapa tidak kita adaptasi?” kata Rico Waas.(ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *