Satu Bulan Tidak Ada Kejelasan di Kamboja, Jenazah Argo Bakal Dibawa ke Langkat
Setelah satu bulan tidak ada kejelasan, jenazah Argo kabarnya akan tiba di Sumatera Utara pada Jumat (14/11/2025) melalui Bandara Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang.
Dari Bandara Kualanamu, jenazah warga Jalan Tanjung Pura, Gang Famili, Karang Rejo, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat itu akan dibawa menumpangi ambulans milik Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat.
[irp]
"Jenazah abang sata tiba di Indonesia hari Jumat. Rencananya kami akan berangkat menjemputnya besok di terminal cargo Bandara Kualanamu," kata Ega Prasetya, adik perempuan almarhum Argo, Kamis (13/11/2025) pada wartawan.
Ega mengatakan, ia dan keluarga merasa lega karena jenazah abangnya bisa dibawa pulang ke Kabupaten langkat.
Sudah sejak September 2025 kemarin, keluarga pontang-panting meminta bantuan untuk kepulangan jenazah Argo.
[irp]
Berkat bantuan para pihak, akhirnya jenazah Argo bisa dimakamkan di kampung halaman.
"Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kepulangan jenazah abang kami. Semoga Allah S.W.T membalas kebaikan semua orang yang telah membantu keluarga kami," kata Ega dengan suara bergetar.
Satu Bulan Tertahan di Kamboja
Jenazah Argo Prasetyo sempat satu bulan tertahan di Kamboja karena berbagai benturan administrasi dan juga soal finansial kepulangan jenazah.[irp]
Untuk diketahui, Argo Prasetya ini adalah pekerja migran Indonesia (PMI) yang sempat mengadu nasib di Kamboja.
Namun, pada September 2025 kemarin, muncul sebuah video yang memperlihatkan bahwa Argo dalam keadaan babak belur.
Tubuhnya kurus kering dengan posisi tergeletak di jalanan.
[irp]
Video ini pun kemudian viral, hingga sampai ke pihak keluarga.
Setelah dicari tahu, Argo diduga menjadi korban penganiayaan di Kamboja.
Ia sempat ditolong oleh warga Vietnam dan dibawa ke Rumah Sakit Syavrieng Provincial Hospital.
Setelah menjalani perawatan, Argo dikabarkan meninggal dunia.
[irp]
Keluarga sempat berusaha keras memulangkan jenazah Argo.
Namun keluarga terbentur biaya, dan akhirnya meminta bantuan kepada sejumlah pihak.
Berkat doa dan kerja keras dari keluarga serta bantuan para dermawan, akhirnya jenazah Argo bisa dibawa ke Indonesia.(rio)
Komentar (0)