Brimob Polda Sumut "Redam" Bentrok Ormas di Perumnas Mandala : Tiga Orang Luka Bacok

Brimob Polda Sumut "Redam" Bentrok Ormas di Perumnas Mandala : Tiga Orang Luka Bacok

TajukRakyat.com,Medan- Sat Brimob Polda Sumut turun tangan meredam bentrok Ormas yakni Pemuda Pancasila (PP) dan Ikatan Pemuda Karya (IPK) di Jalan Garuda Mandala, Kecamatan Medan Area, Kota Medan.

Komandan Detasemen 45 Anti Anarkis, AKP Sardi menjelaskan pihaknya dengan cepat bergerak cepat ke lokasi begitu menerima laporan adanya bentrokan yang mulai memanas Minggu 5 Oktober 2025 sejak pukul 18.00 WIB.

Menurut laporan yang diterima dari PS. Kasi Intel Satuan Brimob Polda Sumut, bentrokan berawal ketika rombongan Ormas PP melintas di Jalan Garuda.

Bentrok Ormas di Pajak Garuda Mandala

"Saat itu, terjadi aksi pelemparan batu oleh sekelompok warga yang berada di sekitar Pajak Garuda Mandala, yang diduga berasal dari kelompok IPK Tegal Sari Mandala II," kata AKP Sardi kepada awak media Senin 6 Oktober 2025.

Aksi saling lempar pun tidak terhindarkan, memicu keributan yang melibatkan dua kelompok (PP dan IPK) tersebut.

Situasi sempat memanas dan menarik perhatian warga sekitar.

"Pukul 18.50 WIB, personel gabungan dari Polsek Medan Tembung dan Polsek Medan Area langsung turun ke lokasi untuk melakukan upaya pengamanan, namun gesekan masih terus berlanjut," ucap Sardi.

Brimob Poldasu Detasemen 45 Anti Anarkis Turun Ke TKP

Melihat situasi yang berpotensi semakin meluas, personel Brimob Polda Sumut dari Detasemen 45 Anti Anarkis diterjunkan ke lokasi.

Di bawah komando AKP Sardi, pasukan Brimob segera melakukan pengendalian massa, penyekatan area konflik, dan penegakan ketertiban untuk mencegah bentrokan berlanjut.

Sekitar pukul 19.30 WIB, tim Polrestabes Medan yang dipimpin Kabag Ops dan Kasat Reskrim tiba di lokasi untuk melakukan pendekatan komunikasi dengan perwakilan dari kedua kelompok.

Pihak Pemuda Pancasila diwakili Bahri, selaku Dan Koti Medan, sementara negosiasi dengan kelompok warga difasilitasi oleh Kapolsek Medan Area, Kapolsek Medan Tembung, Danramil, dan Muspika Kecamatan Medan Area.

"Berkat pendekatan persuasif antara aparat kepolisian, TNI, dan tokoh masyarakat setempat, sekitar pukul 20.00 WIB kedua kelompok akhirnya membubarkan diri secara tertib. Situasi di lokasi berangsur aman dan kondusif," imbuhnya.

Tiga Anggota PP Luka Bacok

Namun, dalam insiden tersebut tercatat tiga orang dari pihak Pemuda Pancasila mengalami luka-luka, dan telah mendapatkan perawatan medis di Klinik Martua Sudarlis, Jalan Tiung Raya Perumnas Mandala.

Adapun ketiga korban yang mengalami luka-luka yakni Rian (luka di bagian kepala, 14 jahitan), Al Taski Ananda (luka bacok tangan kanan), dan Juna, warga Jalan Pipit (luka pelipis akibat lemparan batu).

Pasca insiden, pihak kepolisian dan Muspika Kecamatan Medan Area berencana memfasilitasi mediasi antara kedua kelompok, dengan melibatkan tokoh masyarakat dan perwakilan ormas guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Sementara itu, seluruh personel Brimob Detasemen 45 Anti Anarkis tetap standby di Polsek Medan Tembung untuk mengantisipasi perkembangan situasi lanjutan.(*)

Reporter: Keisa | Editor: Keisa | Sumber: Tajukrakyat.com

Komentar (0)

Beranda Cari Gelap Atas