Diduga Korslet, Tiga Rumah Jalan Bromo Terbakar : Petugas Berjibaku Padamkan Api

Diduga Korslet, Tiga Rumah Jalan Bromo Terbakar : Petugas Berjibaku Padamkan Api

TajukRakyat.com,Medan - Diduga arus pendek aliran listrik tiga rumah ludes terbakar, Selasa (31/3/26).

Lokasi kebakaran di Jalan Bromo Lorong Karyasama, Kelurahan Tegal Sari II, Kecamatan Medan Area.

Tidak ada Korban Jiwa

Informasi didapat tidak ada korban jiwa, namun sejumlah barang berharga, elektronik dan peralatan rumah tangga ikut dilalap api.

Kebakarannya terjadi sekitar pukul 09.50 WIB.

Api diduga muncul dari rumah induk yang dihuni dua kepala keluarga, lalu dengan cepat merembet ke rumah lain di sekitarnya.

Rumah yang terbakar yakni milik Melina Hasibuan (46) dan Mariana Suryana Pulungan (53) yang menempati rumah No 5A, kemudian Suri Julianan Harahap (58) di rumah No 5B, serta Muhmad Yatim (44) di rumah No 5C.

Hal itu dibenarkan Kapolsek Medan Area AKP Ainul Yaqin SIK MH dalam keterangannya Selasa (31/3/26) malam.

Informasi Awal dari Kepling

Ia mengatakan, begitu menerima informasi dari Kepala Lingkungan (Kepling), personel piket bersama unsur terkait langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan.

“Benar, telah terjadi kebakaran tiga unit rumah di Jalan Bromo Lorong Karyasama. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Dugaan sementara, sumber apa akibat korsleting atau arus pendek listrik. Saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” kata mantan Wakasat Sat Narkoba dan Sat Reskrim Polrestabes Medan ini.

Ia menjelaskan, setelah menerima laporan, pihak kepolisian segera berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran, PLN, serta Tim Inafis Polrestabes Medan untuk turun ke tempat kejadian perkara (TKP).

“Personel kami bersama petugas pemadam kebakaran dan warga setempat langsung melakukan upaya pemadaman agar api tidak merambah ke tempat lainnya. Kami juga melakukan olah TKP dan pendataan terhadap para korban maupun saksi,” ungkap AKP Ainul Yaqin.

Api Pertama Kali Diketahui Wirda

Berdasarkan keterangan saksi lanjut Kapolsek, kobaran api pertama kali diketahui oleh Wirda Yati (40), warga sekitar yang saat itu sedang berjualan lontong di depan rumahnya. Saat itu ia melihat api sudah membesar di bagian belakang rumah induk No 5A.

“Saksi melihat api muncul dari belakang rumah induk No 5A, lalu berteriak meminta tolong kepada warga sekitar untuk membantu memadamkan api,” kata Kapolsek menirukan keterangan saksi.

Ia melanjutkan, kepanikan sempat terjadi karena api dengan cepat membesar dan mengancam rumah-rumah di sekitarnya.

Warga sekitarpun berupaya memadamkan api secara manual sembari menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dievakuasi dari dalam rumah.

Damkar Pemko Medan ke TKP

"Sekitar pukul 10.20 WIB, sebanyak tiga mobil pemadam kebakaran milik Pemko Medan tiba di lokasi. Petugas bersama warga berjibaku memadamkan api yang terus membakar bagian rumah korban.

Setelah hampir satu jam dilakukan pemadaman, kobaran api akhirnya dijinakkan. Usai api padam, personel kepolisian bersama tim terkait langsung melakukan penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan (baket) untuk memastikan penyebab pasti kebakaran," tandasnya.(saka)

 

Reporter: Keisa | Editor: Keisa | Sumber: Tajukrakyat.com

Komentar (0)

Beranda Cari Gelap Atas