Judi dan "Pompa" di Wilayah Percut Sei Tuan Terkesan Dibiarkan

Judi dan "Pompa" di Wilayah Percut Sei Tuan Terkesan Dibiarkan

TajukRakyat.com,Percut - Praktek perjudian jenis tembak ikan, jackpot dan narkoba (Pompa) yang ada di wilayah Percut Sei Tuan masih bebas beroperasi dan terkesan dibiarkan.

Lapak yang banyak dikunjungi para pecandu judi dan "Pompa" ini ada dibeberapa kawasan diantaranya Pekan Jumat, Bagan, Desa Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang.

Di lokasi tersebut judi dan narkoba secara terang-terangan beroperasi dan terkesan kebal dari aparat penegak hukum.

Titik Lapak Judi dan Narkoba di Percut

Sejumlah warga Desa Percut yang diwawancarai lewat ponsel serta tak ingin identitasnya ditulis mengungkapkan terdapat 2 titik lokasi yang ramai aktivitas perjudian dan peredaran narkoba.

Untuk diketahui, lokasi pertama di kawasan Pekan Jumat, di sana ada belasan mesin judi.

Untuk pembelian narkotika jenis sabu sangat mudah didapat.

"Untuk lokasi kedua di Jalan M Yusuf Jintan, Desa Percut, tepatnya di Pasar Belakang setelah pos salah satu ormas,” beber warga.

Warga Apresiasi Kapolrestabes Medan

Warga juga mengapresiasi penggerebekan yang telah dilakukan Polrestabes Medan dalam beberapa waktu terakhir di sejumlah lokasi lain.

Namun warga mempertanyakan kenapa lokasi judi dan narkoba di kawasan Bagan Percut belum tersentuh hukum dan ditindak aparat penegak hukum (APH).

“Padahal lokasinya setiap hari buka dan ramai pemain judi dan pembeli narkoba yang datang. Dampaknya, kriminalitas meningkat. Kami berharap Kapolrestabes Medan dan Polsek Medan Tembung menindak salah satu penyakit masyarakat (Pekat) tersebut," ungkapnya.

Warga Khawatir APH Terkecoh

Warga khawatir aparat penegak hukum (APH) terkecoh bahwa aktivitas judi dan narkoba hanya berada di sekitar kota.

Padahal, menurut warg, lokasi yang lebih besar justru berada di kawasan Bagan Percut.

"Wilayah Bagan Percut masuk wilayah hukum Polsek Medan Tembung Polrestabes Medan. Kawasan itu dikabarkan pernah digerebek pada 2025. Namun diduga operasi sempat bocor sehingga bandar dan pengelola tidak berhasil diamankan," tutur warga.

Kanit Reskrim Polsek Medan Tembung Iptu Parulian Sitanggang saat dikonfirmasi lewat WhatsApp,"Akan kita cek," jawabnya.(saka)

 

Reporter: Keisa | Editor: Keisa | Sumber: Tajukrakyat.com

Komentar (0)

Beranda Cari Gelap Atas