Kapolrestabes Medan Kawal Aksi Buruh GEBRAK, Pertemuan dengan DPRD Sumut dan PN Medan Berlangsung Humanis
Foto: Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak mengawal aksi unjuk rasa. [Ist]
TajukRakyat, Medan - Penyampaian aspirasi ratusan buruh yang tergabung dalam Gabungan Pekerja/Buruh Bergerak (GEBRAK) di Kota Medan berlangsung tertib dan kondusif, Rabu (16/9/2026).
Rangkaian aksi tersebut mendapat pengawalan langsung dari Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H. Pengamanan dilakukan dengan pendekatan humanis agar para buruh dapat menyampaikan tuntutannya secara aman dan tertib.
Aksi pertama berlangsung di Kantor DPRD Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Medan Petisah. Para buruh menyampaikan sejumlah aspirasi, di antaranya terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan serta persoalan biaya SKUM dan aanmaning dalam perkara Perselisihan Hubungan Industrial (PHI).
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan buruh menyerahkan pernyataan sikap kepada DPRD Sumut.
Wakil Ketua DPRD Sumut H. Salman Alfarisi, Lc., M.A., menerima langsung aspirasi tersebut. Ia menyatakan DPRD Sumut siap menampung dan memperjuangkan masukan dari para pekerja.
Salman juga mengajak perwakilan buruh menyusun sejumlah rekomendasi yang nantinya dapat diteruskan kepada DPR RI.
Di tengah penyampaian aspirasi, Kapolrestabes Medan memastikan massa tetap mendapatkan ruang untuk menyampaikan tuntutannya. Pengawalan dilakukan dengan mengedepankan komunikasi dan pendekatan persuasif.
Setelah agenda di DPRD Sumut selesai, massa kemudian bergerak menuju Pengadilan Negeri (PN) Medan.
Pergerakan ratusan buruh kembali mendapat pengawalan personel Polrestabes Medan hingga rombongan tiba di PN Medan.
Di pengadilan, sebanyak enam perwakilan buruh diterima di ruang Media Center. Mereka menyampaikan sejumlah persoalan yang selama ini dihadapi pekerja, khususnya berkaitan dengan biaya perkara dan proses penyelesaian sengketa Perselisihan Hubungan Industrial.
Wakil Kepala PN Medan Jarot Widiyatmono, S.H., M.H., menerima langsung masukan dari perwakilan buruh tersebut.
Pihak PN Medan menyatakan akan menindaklanjuti berbagai masukan yang disampaikan. Pengadilan juga membuka ruang untuk pertemuan serta bimbingan teknis bersama serikat pekerja guna membahas berbagai persoalan dalam penyelesaian perkara PHI.
Rangkaian aksi buruh GEBRAK pun berlangsung tanpa gangguan hingga selesai.
Pengawalan yang mengedepankan pendekatan humanis membuat massa dapat menyampaikan aspirasi di dua lokasi tersebut secara tertib, sementara seluruh kegiatan berakhir dalam kondisi aman dan kondusif.
Komentar (0)