Kolam Renang Citra Land Ambil Korban, Bocah Kembar Tewas Tenggelam
TajukRakyat.com,Medan - Kolam renang Komplek Citra Land Jalan Pasar V Timur Dusun IX Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, ambil korban jiwa.
Dua bocah perempuan kembar, Carries Tondianus (7) dan Carriesa Tondianus (7) tewas tenggelam.
Korban Tinggal di Jalan Subur Polonia
Kedua korban tinggal di Jalan Subur Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan.
Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber kejadiannya Jumat (26/12/25).
Sore itu, bocah kembar bersama ibunya, Ritha (49), pamannya, Hasan (53) dan keluarga datang ke lokasi kolam renang.
Satu keluarga itu kemudian masuk ke dalam kolam untuk berenang.
Nurma, salah seorang petugas kebersihan kolam melihat dua anak perempuan terapung di tengah kolam.
Hal itu kemudian disampaikan kepada petugas penjaga kolam, Ihsan Arippin dan langsung masuk ke dalam kolam untuk memberikan pertolongan.
Kedua korban kemudian dibawa ke pinggir kolam dan diberikan pertolongan pertama penjaga kolam dan keluarga.
Tubuh kedua bocah malang itu lalu dibalikkan dan dadanya ditekan.
Orangtua Korban Histeris
Orangtua dan keluarga korban berteriak histeris karena keduanya tidak menunjukkan reaksi.
Korban pun dilarikan ke RS Haji Medan. Setibanya di rumah sakit, dokter menyatakan kedua korban meninggal dunia.
Selanjutnya, jasad korban dibawa dan disemayamkan di Rumah Duka Medan Murni.
Tak lama, Tim Inafis Sat Reskrim Polrestabes Medan dan Polsek Medan Tembung tiba di lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, sekaligus mendatangi rumah duka guna memintai keterangan pihak keluarga.
Keluarga Korban Menolak Di Autopsi
Tim Inafis menyimpulkan bahwa kedua korban meninggal akibat tenggelam saat berenang di kolam renang.
Juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh kedua korban.
Pihak keluarga korban telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menyatakan ikhlas, serta membuat surat pernyataan tidak keberatan dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah.
Namun Kapolsek Medan Tembung AKP Ras Maju Tarigan dan Kanit Reskrim Iptu Parulian Sitanggang saat ditanyai awak media enggan menjawab.(saka)
Komentar (0)