Viral Tuduhan Prada Lucky Meninggal Gegara Orientasi Menyimpang, Serma Christiano Kejar Pemilik Akun FB

Viral Tuduhan Prada Lucky Meninggal Gegara Orientasi Menyimpang, Serma Christiano Kejar Pemilik Akun FB

TajukRakyat.com,NTT - Muncul tuduhan Prada Lucky meninggal gegara orientasi seksual menyimpang.

Kabar ini dihembuskan oleh salah satu pemilik akun facebook NA.

Dalam postingannya pemilik akun facebook NA tersebut menuliskan tuduhan kalau Prada Lucky Namo meninggal dianiaya terkait dengan moral dan orientasi seksual menyimpang.

Posting FB Buat Sang Ayah Murka

Sontak saja, postingan pemilik akun NA tersebut membuat sang ayah Serma Christiano Namo murka.

Ia pun menegaskan akan mengejar pemilik akun tersebut dan memintanya untuk menghapus postingan tersebut.

"Dengar ini. Bukan kita mau minta apa-apa. Tolong cari dia sebelum saya yang cari dia, ya," kata Serma Christiano Namo dilihat dari unggahan facebook Arton Florespos Net, Sabtu 9 Agustus 2025 malam.

Serma Christiano tampak sangat hancur membaca postingan pemilik akun facebook NA tersebut.

Akun FB Diduga Milik Istri Oknum TNI

Ia menduga pemilik akun tersebut merupakan istri oknum TNI.

"Saya lagi susah. Sulit posisinya, Pak? Saya susah, Pak. Oh. Istri tentara, dengar. Saya tentara, anak saya tentara, dengar baik-baik. Istri tentara, kok mengapa?," kecewanya membaca postingan tersebut.

Menurut Serma Christiano tuduhan orientasi menyimpang itu merupakan fitnah yang sangat keji, apalagi korban telah meninggal.

"Tidak ada yang namanya, eh, penyimpangan seksual. Dengar, orang ini nyawa. Sudah mati, saya dibuat kayak begini," kesalnya seperti dikutip dari ftnews.

Serma Christiano menegaskan akan mencari pemilik akun facebook NA tersebut sebelum anaknya dikubur.

"Bukan saya mau buat ribut. Sebelum anak saya dikubur, masalah harus selesai, ya," tegasnya.

Lucky Dilarikan ke RSUD Aeramo NTT

Sebelumnya, Sabtu (2/8/2025) Prada Lucky dilarikan ke RSUD Aeramo di Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam kondisi sadar namun lemah.

Kepada dokter di ruang radiologi, Prada Lucky mengaku menjadi korban kekerasan oleh rekan prajurit. Luka lebam dan sayatan sudah terlihat saat itu.

Nahas bagi prajurit TNI tersebut, Rabu (6/8/2025) pukul 11.23 WITA Prada Lucky dinyatakan meninggal dunia.

Empat Prajurit Diamankan

Komandan Kompi C Yonif TP 834/WM, Lettu Inf Rahmat, mengungkapkan bahwa penyelidikan internal menemukan empat prajurit berpangkat Prajurit Satu (Pratu) yang terindikasi terlibat pemukulan terhadap korban.

“Setelah olah TKP, tim menemukan empat orang terduga pelaku pemukulan. Keempatnya sudah diamankan di Subdenpom Ende untuk pemeriksaan,” kata Rahmat, Kamis (7/8/2025).

Kodim Membenarkan Adanya Dugaan Penganiayaan

Komandan Kodim 1625 Ngada, Letkol Czi Deny Wahyu Setiyawan, membenarkan adanya dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh senior terhadap Prada Lucky.

Namun, ia menegaskan bahwa kasus ini sepenuhnya ditangani oleh Batalyon dan Polisi Militer TNI.(*)

Ilustrasi

Reporter: Keisa | Editor: Keisa | Sumber: Tajukrakyat.com

Komentar (0)

Beranda Cari Gelap Atas