Wisata Kuliner di Sidikalang 2026 Makanan Khas yang Wajib Dicoba
Berjalan di jalan utama Sidikalang, aroma harum rempah menyapa dari gerobak‑gerobak kecil yang berjejer di sisi trotoar. Siapa sangka, kota kecil di Kabupaten Dairi ini kini menjadi magnet kuliner bagi wisatawan yang ingin mencicipi rasa otentik Sumatera Utara? Nah, kalau Anda masih ragu, mari kita telusuri bersama apa saja makanan khas yang wajib dicoba di Sidikalang pada 2026.
Makanan Khas Sidikalang yang Wajib Dicoba
1. Bika Ambon Sidikalang
Berbeda dari Bika Ambon di Medan yang lebih manis, versi Sidikalang menonjolkan rasa kayu manis dan kelapa parut yang lebih pekat. Kue ini biasanya dipotong kotak‑kotak kecil, disajikan hangat, dan dinikmati bersama secangkir kopi tubruk.
Menurut data Dinas Pariwisata Dairi, penjualan Bika Ambon meningkat 23 % pada tahun 2025, dengan lebih dari 1.200 porsi terjual setiap harinya di pasar tradisional Sidikalang.
2. Mie Titi
Mie Titi adalah mie kuning tipis yang disiram kuah kaldu daging sapi, dilengkapi dengan irisan daun bawang, tauge, dan sambal kacang pedas. Yang menarik, mie ini dimasak langsung di atas kompor arang, sehingga menghasilkan aroma asap yang khas.
“Mie Titi sudah menjadi identitas kuliner Sidikalang. Setiap kali ada event budaya, kami selalu menyediakannya,” kata Rudi Hartono, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Dairi, dalam wawancara di kantor pemerintah pada 12 Mei 2026.
3. Sate Kacang Sapi
Berbeda dari sate Padang yang berkuah merah, sate kacang Sidikalang menggunakan bumbu kacang yang dicampur dengan gula merah dan kecap manis. Daging sapi dipotong dadu kecil, ditusuk, lalu dibakar hingga berwarna keemasan.
Statistik terbaru menunjukkan bahwa jumlah warung sate di Sidikalang naik menjadi 45 buah pada akhir 2025, naik 12 % dibandingkan tahun sebelumnya.
Kutipan Dari Pelaku Usaha Kuliner
“Kami selalu mengutamakan bahan baku lokal. Daging sapi kami berasal dari peternakan di desa Lumban Julu, dan rempahnya dipasok langsung dari kebun keluarga,” ujar Siti Nurhaliza, pemilik warung “Sari Rasa” yang terletak di Jalan Merdeka No. 23, Sidikalang.
“Kalau Anda belum mencoba Bika Ambon Sidikalang, rasanya seperti mengingat kembali masa kecil di rumah nenek. Teksturnya lembut, tidak terlalu manis, pas untuk menyeimbangkan rasa pedas sambal kacang,” tambah Andi Pratama, chef sekaligus pemilik kedai “Kopi & Kue Sidikalang”.
Tips Menikmati Wisata Kuliner di Sidikalang
- Datang di sore hari – kebanyakan pedagang buka dari pukul 10.00 hingga 21.00, namun suasana paling hidup muncul sekitar pukul 16.00‑18.00.
- Jangan lewatkan pasar tradisional Sidikalang di Jalan Sisingamangaraja, tempat Anda bisa menemukan semua makanan di atas dalam satu tempat.
- Gunakan uang tunai – sebagian kecil kios belum menerima pembayaran digital.
- Siapkan perut kosong – porsi makanan khas di sini cenderung besar, jadi lebih baik tidak makan sebelum datang.
Data Wisata Kuliner Sidikalang 2026
Berikut beberapa angka yang menggambarkan pertumbuhan kuliner di kota ini:
- Jumlah wisatawan kuliner meningkat 18 % pada 2025, tercatat sekitar 35.000 orang.
- Rata‑rata pengeluaran per wisatawan mencapai Rp 150.000, dipimpin oleh pembelian makanan dan minuman.
- Empat festival makanan tahunan, termasuk “Festival Bika Ambon Sidikalang” dan “Mie Titi Night”, masing‑masing menarik lebih dari 5.000 pengunjung.
Penutup
Sidikalang memang tidak sebesar Medan atau Padang, tapi keunikan rasa dan keramahan penduduknya menjadikannya destinasi kuliner yang layak masuk dalam daftar perjalanan Anda. Jadi, kalau rencana liburan ke Sumatera Utara belum lengkap, tambahkan Sidikalang ke dalam agenda. Siapkan perut, bawa kamera, dan rasakan sendiri kenikmatan kuliner yang sudah memikat ribuan pengunjung setiap tahunnya.
Komentar (0)