Pencuri Bertato Meringis Kesakitan Usai Kakinya Ditembak Polisi

Eko Syahputra alias Eko Tato, DPO pencurian ditembak petugas.
Eko Syahputra alias Eko Tato, DPO pencurian ditembak petugas.

TajukRakyat.com,Medan,- Eko Syahputra alias Eko Tato (29), buronan kasus pencurian sepeda motor meringis kesakitan setelah kakinya ditembak polisi.

Eko Tato terpaksa menggunakan kursi roda untuk berjalan.

Dari foto yang beredar, tampak betis kanan Eko Tato diperban.

Ia tak memakai baju, dan duduk di kursi roda dengan wajah meringis menahan sakit di kakinya.

Kanit Resmob Sat Reskrim Polrestabes Medan, Iptu Eko Sanjaya mengatakan, pelaku sudah lama diburu polisi.

Selama ini, pelaku kerap berpindah-pindah tempat sebelum akhirnya ditangkap di Jalan HM Yamin, Kelurahan Sei Kera Hilir II, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, Kamis (10/7/2025).

Baca Juga:  Modus Cuci Rambut, Tiodor Simatupang Curi HP di Salon

“Tersangka sudah tiga kali melakukan aksi pencurian sepeda motor,” kata Iptu Eko Sanjaya, Senin (14/7/2025).

Ia mengatakan, saat dilakukan penangkapan, tersangka sempat melawan petugas ketika dibawa pengembangan.

Polisi kemudian ‘menghadiahi’ Eko Tato dengan tembakan di kaki.

Dari penjelasan polisi, Eko Tato ditangkap atas laporan korbannya Andrian Novrizal.

Andrian kehilangan motor di wilayah Medan Area.

Dalam perkara ini, polisi sudah lebih dulu menangkap komplotan Eko Tato.

Atas perbuatannya, Eko Tato akan dijerat Pasal 363 ayat 2 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

Baca Juga:  Jelang Massa Tenang, Polda Sumut dan Pertamina Gelar Pasar Murah

Ancaman hukumannya maksimal tujuh tahun penjara.(rio)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *