Cara Membuat Usb Bootable Windows Tanpa Software Tambahan

cara membuat usb bootable windows tanpa software tambahan tutorial

Pernahkah Anda mengalami masalah komputer yang mengharuskan instal ulang Windows? Atau mungkin Anda ingin melakukan instalasi Windows di laptop baru tanpa CD/DVD drive? Salah satu solusi praktisnya adalah dengan menggunakan USB bootable. Kabar baiknya, Anda tidak perlu mengunduh atau menginstal software tambahan untuk membuat USB bootable Windows. Cukup dengan menggunakan fitur bawaan Windows, Anda sudah bisa melakukannya!

Artikel ini akan memandu Anda langkah demi langkah tentang cara membuat USB bootable Windows tanpa perlu repot mengunduh aplikasi pihak ketiga. Prosesnya relatif mudah dan cepat, asalkan Anda mengikuti instruksi dengan seksama. Dengan USB bootable ini, Anda akan memiliki media instalasi Windows yang praktis dan mudah dibawa kemana saja.

Persiapan Awal – Panduan Lengkap

Sebelum memulai proses pembuatan USB bootable, ada beberapa hal yang perlu Anda persiapkan terlebih dahulu. Hal ini penting untuk memastikan proses berjalan lancar dan tanpa kendala.

Pastikan Anda memiliki file ISO Windows yang akan digunakan. File ini biasanya bisa Anda unduh dari situs resmi Microsoft atau sumber terpercaya lainnya. Selain itu, siapkan juga USB drive dengan kapasitas minimal 8GB. Sebaiknya gunakan USB yang kosong atau backup data penting di dalamnya terlebih dahulu, karena proses ini akan menghapus semua data yang ada di USB.

Baca Juga:  Cara Reset Hp Ke Pengaturan Pabrik Tanpa Kehilangan Data Penting

Membuka Command Prompt sebagai Administrator

Langkah selanjutnya adalah membuka Command Prompt dengan hak administrator. Command Prompt adalah aplikasi baris perintah yang memungkinkan Anda berinteraksi langsung dengan sistem operasi Windows. Hak administrator diperlukan agar perintah yang Anda jalankan memiliki izin untuk mengakses dan memodifikasi file sistem.

Untuk membuka Command Prompt sebagai administrator, ketik “cmd” di kotak pencarian Windows, lalu klik kanan pada “Command Prompt” yang muncul dan pilih “Run as administrator”. Anda akan melihat jendela Command Prompt berwarna hitam dengan tulisan yang menunjukkan bahwa Anda memiliki hak administrator.

Mengidentifikasi Disk USB

Setelah membuka Command Prompt sebagai administrator, langkah berikutnya adalah mengidentifikasi nomor disk USB Anda. Nomor disk ini akan digunakan untuk memilih USB yang akan diubah menjadi bootable.

Ketik perintah “diskpart” di Command Prompt, lalu tekan Enter. Ini akan membuka utilitas Diskpart. Kemudian, ketik perintah “list disk” dan tekan Enter. Anda akan melihat daftar disk yang terhubung ke komputer Anda. Cari disk yang sesuai dengan USB Anda berdasarkan ukuran kapasitasnya. Catat nomor disk USB tersebut, karena akan digunakan pada langkah selanjutnya.

Memilih dan Membersihkan Disk USB

Setelah mengidentifikasi nomor disk USB, sekarang Anda perlu memilih dan membersihkan disk tersebut. Proses ini akan menghapus semua partisi dan data yang ada di USB, sehingga pastikan Anda sudah membackup data penting sebelum melanjutkan.

Baca Juga:  Langkah Pemulihan Ekonomi Keluarga Setelah Banjir Melanda

Ketik perintah “select disk [nomor disk USB]” (ganti [nomor disk USB] dengan nomor disk yang Anda catat sebelumnya) dan tekan Enter. Kemudian, ketik perintah “clean” dan tekan Enter. Perintah ini akan menghapus semua partisi dan data di USB. Tunggu hingga proses selesai.

Membuat Partisi Primer

Setelah membersihkan disk USB, Anda perlu membuat partisi primer. Partisi primer adalah partisi utama yang akan digunakan untuk menyimpan file boot Windows.

Ketik perintah “create partition primary” dan tekan Enter. Ini akan membuat partisi primer di USB. Setelah itu, ketik perintah “select partition 1” dan tekan Enter. Ini akan memilih partisi yang baru saja Anda buat.

Memformat Partisi – Panduan Lengkap

Setelah membuat dan memilih partisi, langkah selanjutnya adalah memformat partisi tersebut. Format partisi akan menentukan sistem file yang digunakan. Untuk USB bootable Windows, format yang disarankan adalah NTFS.

Ketik perintah “format fs=ntfs quick” dan tekan Enter. Perintah ini akan memformat partisi dengan sistem file NTFS secara cepat. Tunggu hingga proses selesai. Setelah selesai, ketik perintah “assign” dan tekan Enter. Ini akan memberikan huruf drive pada USB.

Mengaktifkan Partisi – Panduan Lengkap

Setelah memformat partisi, Anda perlu mengaktifkannya agar dapat digunakan sebagai bootable device. Ini akan memberitahu BIOS komputer bahwa USB ini dapat digunakan untuk melakukan boot.

Ketik perintah “active” dan tekan Enter. Ini akan mengaktifkan partisi. Terakhir, ketik perintah “exit” dua kali untuk keluar dari utilitas Diskpart dan Command Prompt.

Baca Juga:  Tutorial Menggambar Anime Pemula: Panduan Lengkap Langkah demi Langkah

Menyalin File ISO ke USB

Menggunakan Command Prompt (xcopy)

Anda dapat menyalin file ISO ke USB menggunakan command prompt.

Gunakan perintah `xcopy` untuk menyalin semua file dari file ISO Windows ke USB. Pastikan Anda mengganti “[lokasi file ISO]” dan “[huruf drive USB]” dengan lokasi yang sesuai.

Contoh Perintah:

`xcopy “[lokasi file ISO]\*” “[huruf drive USB]:\” /E /H /F`

Menggunakan File Explorer

Cara termudah dan paling umum adalah dengan menggunakan File Explorer. Anda hanya perlu melakukan mount file ISO dan menyalin semua isinya ke USB.

Buka file ISO Windows Anda dengan cara klik kanan, lalu pilih “Mount”. File ISO akan ter-mount sebagai drive virtual. Kemudian, salin semua file dan folder yang ada di dalam drive virtual tersebut ke USB drive Anda.

Verifikasi Transfer Data

Setelah proses penyalinan selesai, pastikan semua file telah disalin dengan benar ke USB drive. Periksa kembali isinya untuk memastikan tidak ada file yang tertinggal atau rusak.

Hal ini penting untuk memastikan USB bootable berfungsi dengan baik saat digunakan untuk instalasi Windows.

Kesimpulan – Panduan Lengkap

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda sekarang memiliki USB bootable Windows tanpa perlu menggunakan software tambahan. USB ini siap digunakan untuk menginstal Windows di komputer atau laptop Anda. Pastikan Anda mengatur BIOS komputer Anda untuk melakukan boot dari USB sebelum memulai proses instalasi.

Proses ini mungkin terlihat sedikit rumit pada awalnya, tetapi dengan latihan dan perhatian terhadap detail, Anda akan dapat melakukannya dengan mudah. Ingatlah untuk selalu membackup data penting sebelum melakukan perubahan apapun pada disk atau partisi Anda.

Semoga panduan ini bermanfaat bagi Anda. Selamat mencoba dan semoga berhasil!

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *