Galian C Diduga Ilegal Hancurkan Kelestarian Alam Batang Serangan dan Sawit Seberang

Aktivitas galian C diduga ilegal di Sungai Batang Serangan yang dinilai masyarakat merusak ekosistem alam. Sampai sekarang belum ditindak tegas.
Aktivitas galian C diduga ilegal di Sungai Batang Serangan yang dinilai masyarakat merusak ekosistem alam. Sampai sekarang belum ditindak tegas.

TajukRakyat.com,Langkat– Aktivitas galian C diduga ilegal di aliran Sungai Batang Serangan, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat makin mengerikan.

Karena sudah lama beroperasi, keberadaan galian C diduga ilegal ini merusak kelestarian alam di wilayah Kecamatan Batang Serangan.

Menurut masyarakat, keberadaan galian C diduga ilegal ini merusak akses jalan menuju objek wisata Tangkahan.

Baca Juga:   Provost Polres Karo Mendadak Kumpulkan Semua Senjata Api Personel

Padahal, objek wisata Tangkahan ini bertaraf internasional.

Di sisi lain, jalan menuju ke objek wisata Tangkahan justru hancur lebur.

“Oh, ya rusak kali lah jalannya pak. Sudah lama ini rusak,” kata pria yang mengaku bernama Man, Senin (8/5/2023).

Man mengatakan, tidak hanya merusak jalan, keberadaan galian C diduga ilegal di Dusun Tahun 11, Desa Sei Bamban menyebabkan abrasi parah.

Baca Juga:   8 Jenazah Kebakaran Depo Pertamina Plumpang Teridentifikasi, Ini Namanya

Separuh badan jalan, sudah tergerus air sungai.

“Kalau bisa sih ditindak lah pak. Masa dibiarkan gitu saja,” harap warga.

Tidak hanya di Dusun Tahun 11 saja galian C diduga ilegal merusak alam.

Di Dusun VI, Desa Sei Litur Tasik, Kecamatan Sawit Seberang, Kabupaten Langkat, keberadaan galian C diduga ilegal juga merusak lingkungan.

Baca Juga:   Musa Rajekshah Ambil Formulir Pendaftaran Bakal Cagub Sumut 2024 ke PKS

Bahkan, warga di Desa Sei Litur Tasik mengatakan ada empat rumah yang roboh terdampak galian C diduga ilegal tersebut.

“Alur sungai menjadi berubah karena dikorek terus menerus pak. Lihat saja sendiri, itu sudah mulai mengering alirannya, karena alurnya berubah,” kata seorang ibu rumah tangga di Desa Sei Litur Tasik.

Sayangnya, sampai saat ini belum ada langkah tegas Pemkab Langkat dalam mengatasi masalah tersebut.

Baca Juga:   7 Wisatawan Terseret Arus Kolam Abadi di Langkat, 1 Orang Tewas

Warga di Desa Sei Bamban dan Desa Sei Litur Tasik berharap ada ketegasan dari pemerintah daerah.

Sebab, keberadaan galian C diduga ilegal ini menimbulkan bencana ekologis di tengah masyarakat.(arch)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *