Momen Rayyan, Bocah Pacu Jalur Bertemu Marc Marquez

Rayyan bertemu Marquez.(ist)
Rayyan bertemu Marquez.(ist)

TajukRakyat.com,Sumut – Rayyan Arkhan Dika, bocah joki pacu jalur yang viral di dunia maya, bertemu langsung dengan juara dunia MotoGP Marc Marquez.

Tempatnya di Sirkuit Pertamina Mandalika pada ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025.

Rayyan Temui Marc Marquez

Dilihat dari video yang beredar, Rayyan datang menemui Marc Marquez dengan memakai kostum khas Pacu Jalur lengkap dengan kacamata hitam.

Kostum tersebut mencerminkan pakaian tradisional khas penari dan joki Pacu Jalur yang biasa dipakai saat kompetisi di sungai Kuantan, Riau.

Baca Juga:  Lagi, Polrestabes Medan Patroli Skala Besar Cegah Kejahatan Jalanan

Dalam momen pertemuan di paddock Ducati Lenovo, Rayyan berdiri di atas motor Ducati merah sambil menari tarian Pacu Jalur yang dikenal sebagai “Aura Farming,” yang juga pernah ditiru oleh Marc Marquez sebagai selebrasi kemenangan.

Penampilan Rayyan dengan kostum tradisional dan aksesoris seperti kacamata hitam menambah aura khas dan menarik perhatian juara dunia MotoGP tersebut.

“Berjumpa dengan Marc Marquez idolaku,” katanya seperti dilihat dari dalam unggahan video yang beredar.

Marc Marquez yang sempat menirukan selebrasi joget pacu jalur, viral dari anak Riau, akhirnya bertemu dan memberikan sepatu balap bertanda tangan kepada Rayyan sebagai kenang-kenangan.

Baca Juga:  Dua Pengunjung Danau Toba Tenggelam di Tano Ponggol, Hingga Kini Belum Ditemukan

Rayyan Joki dan Penari Cilik dari Riau

Rayyan Arkan Dikha, seorang joki dan penari cilik dari Kuantan Singingi, Riau, menyita perhatian dunia karena tarian khas Pacu Jalur.

Pada MotoGP Mandalika 2025, Rayyan tampil memukau dengan tarian khas Pacu Jalur yang disebut “aura farming,” dan aksinya ini menjadi viral di media sosial, termasuk akun resmi MotoGP.

Marc Marquez pun sampai menirukan tarian Rayyan, semakin menambah viralitasnya.

Rayyan sudah aktif menari dan jadi joki Pacu Jalur sejak usia 7 tahun dan dikenal membawa vibes positif dalam setiap tampilannya.

Baca Juga:  Para Ilmuwan Temukan Terobosoan Pengganti Pohon untuk Menyerap Karbon Dioksida

Keviralan ini membuktikan bagaimana budaya tradisional Indonesia bisa menembus panggung internasional dengan cara kreatif dan menghibur.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *