Sumut  

Sadis Sekali, Pria Lansia di Nias Selatan Ditombak Usai Pulang Pesta

pria lansia kena tombak
Seorang pria lansia di Nias Selatan tewas setelah ditombak

TajukRakyat.com,Nisel– Lifumano Buulolo, pria lansia (lanjut usia) di Nias Selatan tewas setelah ditombak usai pulang pesta.

Menurut informasi, korban dibunuh enam orang pria yang ada di desanya.

Sebelum aksi pembunuhan terjadi, korban yang berusia 62 tahun terlibat cekcok dengan pelaku berinisial LO (40).

Baca Juga:   Nekat Cabuli Anak Tetangga, Pria Sepuh Nginap di Sel

Karena ribut, penyelenggara acara pesta di Desa Faekhu Gaga, Kecamatan Umbunasi, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara lantas meminta keduanya pergi.

“Pelaku pulang lewat belakang rumah, korban pulang lewat jalan depan,” kata Kasat Reskrim Polres Nias Selatan, AKP Freddy Siagian, Rabu (11/1/2023).

Baca Juga:   Pelajar SD dan SMP di Nias Selatan Luka Serius Usai Diserang Anjing

Tak disangka, ternyata pelaku dan teman-temannya mengadang korban di tengah jalan.

Korban yang berniat pulang ke rumahnya kemudian dikeroyok enam orang pelaku.

Satu diantara pelaku kemudian menghujamkan tombak ke bagian ulu hati korban.

Spontan, korban roboh.

Karena tombak menempel di bagian ulu hatinya, korban tak sadarkan diri dan meninggal dunia.

Baca Juga:   Pelajar SMK di Nias Selatan Meninggal Dunia Usai Keningnya Diduga Dipukul Kepala Sekolah

Usai kejadian, pelaku berinisial LO melarikan diri.

Namun, LO sudah ditangkap.

Polisi memburu dua orang otak pelaku lainnya.

Menurut keterangan Freddy, saat mereka tiba di lokasi dan rumah duka, tombak yang menancap di bagian ulu hati korban belum dicabut.

Baca Juga:   Modus Beli Nasi, Sepeda Motor Kawan Digelapkan

Setelah proses pemeriksaan selesai, barulah tombak yang menancap itu dilepas dari bagian ulu hati korban.

Dugaan sementara, pembunuhan ini dilatarbelakangi masalah dendam.

Pelaku kesal lantaran sempat cekcok dengan korban di acara pesta tersebut.(arch)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *