TajukRakyat.com,Pasaman – Video viral bidan pertaruhkan nyawa dengan menyebrangi Sungai Batang Pasaman di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar) menimbulkan keprihatinan warganet.
Dilihat dari unggahan akun X @heraloebss, Rabu 6 Agustus 2025, bidan tersebut nekat berenang menyeberangi Sungai Batang Pasaman yang berarus deras demi memberikan pengobatan kepada pasien tuberkulosis (TBC) di daerah Kejorongan, Nagari Cubadak Barat, Kecamatan Duo Koto.
Jembatan Putus Obat Terhalang Diantar
Keberanian ini dilakukan karena jembatan penghubung desa tersebut terputus sehingga akses normal untuk mengantarkan obat dan pelayanan kesehatan terhalang.
Bidan yang diketahui bernama Dona Lubis membawa tas berisi obat dan peralatan medis saat berenang menyeberangi sungai demi menyelamatkan pasien yang kondisinya sudah membaik setelah mendapat perawatan darinya.
“Seorang bidan mempertaruhkan nyawanya demi menolong warga yang sakit. Hal itu terpaksa ia lakukan karena akses Jembatan satu-satunya Roboh dan tidak ada perahu atau jembatan darurat,” tulis pengunggah video.
Situasi ini juga berdampak luas pada warga setempat, termasuk anak-anak yang terpaksa menyeberang sungai langsung untuk sekolah, menunjukkan betapa pentingnya perbaikan infrastruktur di daerah tersebut.
Pengabdian Tenaga Kesehatan
Aksi bidan Dona menjadi viral sebagai contoh pengabdian dan keberanian tenaga kesehatan di daerah terpencil, sekaligus memicu perhatian pemerintah daerah untuk segera menangani masalah fasilitas jembatan yang rusak agar tidak membahayakan warga.
Warganet pun ramai memberikan tanggapan soal buruknya kondisi infrastruktur terkait dengan video viral bidan menyebrangi sungai beraliran deras di Pasaman, Sumbar.
“Sumatera Barat? Ini yang katanya merdeka 80th?” sindir warganet.
“Begini kah negara hadir, pelayanan kesehatan prioritas, tapi infrastruktur dasar saja dibiarkan rusak tanpa solusi. Di mana pemerintah saat rakyat menggantungkan hidup pada satu-satunya bidan yang nekat demi kemanusiaan,” kata warganet.
Warganet Heran Lihat Kondisi Infrastruktur
Banyak juga warganet yang heran melihat kondisi infrastruktur di Indonesia yang rusak menjelang HUT Kemerdekaan ke-80.
“HUT RI yang ke 80 lho ini, sudah merdeka 80 tahun dan ini masih ada …???” singgung warganet lainnya.(*)