Viral! Kantor BNI Siantar Digeruduk Puluhan Nasabah Minta Pengembalian Dana 4,2 M

Viral! Kantor BNI Siantar Digeruduk Puluhan Nasabah Minta Pengembalian Dana 4,2 M

TajukRakyat, Siantar - Video yang menampilkan kantor Bank Negara Indonesia (BNI) di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara (Sumut), digeruduk puluhan warga yang mengaku menjadi korban dugaan investasi bodong viral.

Dalam aksinya, warga mendesak BNI untuk melakukan pengembalian dana sebesar Rp4,2 miliar yang hingga kini belum mendapat kepastian.

Aksi protes itu berlangsung di halaman kantor bank dan menarik perhatian masyarakat serta pengguna jalan yang melintas.

Suasana yang awalnya berjalan normal seperti hari kerja biasa mendadak berubah ketika para nasabah mulai berdatangan dan menyuarakan tuntutan mereka secara terbuka.

https://www.instagram.com/reel/DXgXiRRjxLx/?igsh=MWJtczNhcmRoZHI4cQ==

“Kami hanya ingin uang kembali, jumlahnya Rp4,2 miliar,” ujar salah satu perwakilan warga dengan suara lantang dalam video yang diunggah di akun instagram dharma.setiawan.96, Sabtu 25 April 2026.

Sejumlah korban tampak membawa dokumen yang mereka sebut sebagai bukti kepemilikan dana. Mereka berdiri berkelompok sambil menunggu kejelasan dari pihak terkait mengenai nasib uang yang telah mereka setor.

“Kami sudah menunggu lama tanpa kepastian,” kata korban lainnya dengan nada kecewa. Ia mengaku penundaan penyelesaian tersebut telah berdampak besar terhadap kondisi ekonomi keluarganya yang sangat bergantung pada dana tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dugaan kasus ini berkaitan dengan skema investasi melalui koperasi yang menghimpun dana masyarakat.

Namun, saat jatuh tempo, dana tersebut tidak bisa dicairkan sehingga menimbulkan keresahan dan kecurigaan di kalangan nasabah.

Warga menilai pola kasus ini serupa dengan peristiwa yang sebelumnya terjadi di Aek Nabara dan sempat viral di media sosial. Dalam kasus tersebut, penyelesaian baru berjalan setelah tekanan publik semakin besar dan mendapat sorotan luas.

Para korban berharap persoalan ini segera mendapat perhatian serius dari pihak bank maupun aparat penegak hukum agar dana mereka dapat dikembalikan secepatnya.

Beredarnya video ini seketika mendapatkan tanggapan dari warganet. Ada yang menyampaikan BNI semakin tidak dipercaya masyarakat.

"Tarik uang kalian dari bank BNI @bni46 .. Kalau sudah tidak ada rasa nyaman lagi," kata warganet.

Namun, ada juga warganet yang membela untuk tidak memviralkan video tersebut.

"Jangan semua asal diviralkan cari tahu kebenarannya," imbuh warganet.

Reporter: Rio Bramastra | Editor: Rio Bramastra | Sumber: Tajukrakyat.com

Komentar (0)

Beranda Cari Gelap Atas