Viral ! Ternyata Bendera One Piece Pernah Dipakai Gibran : Dianggap Pecah Belah Bangsa
TajukRakyat.com,Jakarta - Viral Bendera One Piece yang berkibar jelang HUT RI ternyata logo yang sama pernah dipakai Wapres Gibran Rakabuming Raka.
Hal ini disampaikan pegiat media sosial Dokter Tifa yang kembali menyoroti Gibran memakai simbol One Piece, lewat unggahan di akun media sosial miliknya, Sabtu 2 Agustus 2025.
Gibran Pakai Pin One Piece
Dalam foto yang diunggahnya, tampak Gibran memakai kemeja biru lengan panjang dengan pin bendera One Piece berwarna hitam dan animasi tengkorak silang di bagian dadanya.
Momen Gibran memakai pin bendera One Piece ini berlangsung saat debat Pilpres 2024 silam. Penampakan Gibran memakai pin One Piece yang saat ini sedang ramai dibicarakan, seketika kembali disinggung.
Dokter Tifa menanyakan apakah Gibran memiliki bisnis clothing dengan merk manga One Piece.
"Saya mau tanya apa fufuf...eh pak Wapres punya bisnis clothing dengan merk One Piece? Kok merk di bajunya sama dengan Bajak Laut One Piece yang lagi marak benderanya dimana-mana menjelang HUT RI ke-80 ya?" singgung Dokter Tifa.
Beragam Tanggapan Warganet
Postingan Dokter Tifa yang mengunggah Gibran memakai pin simbol One Piece seketika menjadi viral dan mendapatkan beragam tanggapan dari warganet.
Diketahui, fenomena pemasangan bendera One Piece yang berkibar di sejumlah rumah hingga kendaraan jelang HUT RI.
Aksi pengibaran bendera One Piece ditenggarai sebagai sikap ekspresi kekecewaan masyarakat terhadap pemerintah.
Dianggap Pecah Belah Bangsa
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menilai pemasangan bendera bajak laut One Piece lebih kepada arah memecah belah bangsa.
"Kita juga mendeteksi dan juga dapat masukan dari lembaga-lembaga pengamanan intelijen, memang ada upaya-upaya namanya untuk memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa," kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (31/7/2025) malam.
Jangan Mudah Terprovokasi
Menurut Dasco, pihaknya menerima masukan dari sejumlah lembaga intelijen yang menyebutkan bahwa kemunculan simbol-simbol tersebut diduga mengindikasikan adanya gerakan sistematis untuk memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.
Dasco mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dengan simbol-simbol atau gerakan yang dapat mengancam keutuhan bangsa.
Dasco juga mengungkap pentingnya menjaga solidaritas nasional di tengah pesatnya kemajuan yang sedang diraih Indonesia.
“Imbauan saya kepada seluruh anak bangsa, mari kita bersatu. Justru kita harus bersama melawan hal-hal seperti itu," ajak Dasco.(*)
Komentar (0)