Petugas Kebersihan Ngaku Dilecehkan, Ternyata Pencuri Uang Member : Motif Ekonomi dan Gaya Hidup

Petugas Kebersihan Ngaku Dilecehkan, Ternyata Pencuri Uang Member : Motif Ekonomi dan Gaya Hidup

TajukRakyat.com,Medan - Seorang wanita berinisial IAS (22) yang bekerja sebagai petugas kebersihan (Cleaning Service) ternyata pelaku pencurian uang milik member (pelanggan) di salah satu pusat kebugaran (fitness center) di Kota Medan.

Pelaku Pencuri Uang Member

Pelaku tertangkap tangan mencuri uang milik member, dan akhirnya diamankan petugas Satreskrim Polrestabes Medan.

Modus tersangka IAS yang kini sedang menjalani masa persidangan di PN Medan meminjam kunci master loker khusus wanita kepada resepsionis.

Aksi pelaku terbongkar setelah para member sering kehilangan uang di dalam loker khusus wanita.

"Member kemudian berupaya untuk menjebak pelaku dengan cara mendokumentasikan (foto) uang miliknya sebesar Rp 600 ribu di dalam loker pada, Jumat 2 Januari 2026 sekira pukul 14.00 WIB. Setelah 1 jam latihan sekira pukul 15.00 WIB salah seorang member kembali ke loker dan mendapati uang tersebut telah hilang, kemudian mempoto kondisi loker," terang Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis dalam keterangannya dikutip Minggu (26/4/26).

Saat memberikan keterangan Kasat didampingi, Kasi Propam Kompol Raymond Hutagalung dan Kasi Humas, AKP Nover Gultom.

Loker Bisa Dibuka Pakai 2 Kunci

Dibeberkan Kasat, loker hanya bisa dibuka dengan 2 (dua) kunci yaitu kunci yang di pegang member dan master key disimpan di resepsionis.

Berdasarkan keterangan pelaku, jumlah korban pencurian mencapai 10 (sepuluh) orang dengan total kerugian mencapai Rp 16 juta.

Pelaku IAS, kata Kasat, diketahui sudah setahun bekerja di pusat kebugaran tersebut.

Aksi pencurian dilakukan pelaku kata Kasat, berlangsung sekitar Oktober sampai Desember 2025.

"Motifnya ekonomi dan gaya hidup. Pencurian yang dilakukan pelaku berlangsung sejak Oktober sampai Desember 2025 dengan total kerugian mencapai sekitar Rp 15 sampai Rp 16 juta," pungkas AKBP Adrian Risky Lubis.

Pelaku Ngaku Dilecehkan

Dalam perkembangan penyidikan di Polrestabes Medan, tersangka IAS mengaku mengalami perbuatan asusila (pelecehan).

"Untuk informasi tersebut kini sedang dilakukan audit investigasi di Wabprof Bidpropam Poldasu. Dan salah seorang oknum penyidik juga sudah dilakukan penempatan khusus (Patsus) di ruang Patsus Dit Tahti Poldasu," timpal Kasi Propam Polrestabes Medan, Kompol Raymond Hutagalung.

Sementara salah seorang pengelolah pustat kebugaran, Andri menambahkan, terungkapnya kasus pencurian uang milik member ini, bermula adanya laporan dari beberapa member yang sering kehilangan uang.

Puncaknya saat salah seorang member menangkap tangan pelaku (IAS) saat mencuri uang di loker milik salah satu member.

Pelaku Buat Surat Pernyataan

"Saat tertangkap tangan kita langsung interogasi dan buat surat pernyataan bahwa dia memang melakukan perbuatan tersebut. Pelaku juga mengakui pernah mencuri uang para member lainnya dengan total kerugian mencapai Rp 16 juta," beber Andri.(saka)

 

Reporter: Keisa | Editor: Keisa | Sumber: Tajukrakyat.com

Komentar (0)

Beranda Cari Gelap Atas