17 Hari Pencarian, Remaja Pria Pendaki Gunung Akhirnya Ditemukan Meninggal

Ilustrasi
Ilustrasi

TajukRakyat.com,Magelang – Seorang pendaki Gunung akhirnya ditemukan meninggal dunia di Gunung Slamet setelah hilang selama 17 hari.

Korbannya pria remaja berusia 18 tahun bernama Slamet Syafiq Ali asal Magelang.

Penemuan jasad Syafiq Ridhan Ali Razan pada 14 Januari 2026 sekitar pukul 10.22 WIB di jalur punggungan Gunung Malang dekat Batu Watu Langgar.

Ditemukan di Lereng Puncak Sisi Selatan

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah ditemukan Syafiq Ridhan Ali Razan (18) di lereng puncak sisi selatan, tepatnya di antara jalur Gunung Malang dan Baturraden, dalam kondisi meninggal dunia. Saat ini proses evakuasi masih terus berlangsung,” tulis akun instagram @explore_gunung, Rabu 14 Juni 2026.

Baca Juga:  Keluhan Warga, Muspika Helvetia Musnahkan Barak Narkoba Tanjung Gusta

Lebih lanjut, pemilik akun mengucapkan turut berdukacita sedalam-dalamnya atas meninggalnya pendaki Gunung Slamet Syafiq Ali.

“Atas nama admin, mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum ananda Syafiq Ali Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan. Aamiin,” tulisnya.

Jasad Dievakuasi Dari Gunung Malang

Jenazah Syafiq sedang dievakuasi melalui jalur Gunung Malang menuju RSUD Purbalingga, dengan perkiraan tiba sekitar pukul 17.00-18.00 WIB pada hari yang sama.

Baca Juga:  Rano Karno Calon Kuat Pilkada DKI dari PDIP, Bagaimana dengan Anies?

Diketahui, Syafiq mendaki Gunung Slamet melalui jalur Dipajaya, Desa Clekatakan, pada 27 Desember 2025 bersama rekannya, Himawan Haidar Bahran.

Mereka terpisah karena Syafiq mengalami kram, dan Himawan ditemukan lebih dulu pada 29 atau 30 Desember 2025.

Pencarian resmi SAR sempat dihentikan pada 1 Januari 2026 karena tidak membuahkan hasil, tetapi relawan dari basecamp Bambangan Purbalingga melanjutkan secara mandiri.

Tim SAR tahap dua menemukannya pada hari ke-17 pencarian.(*)

Ilustrasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *